BPK RI Pantau dan Perbaiki Pengelolaan Dana Desa di Ciamis

91
BPK RI kunjungi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Rizki Aldi Saputra)

CIAMIS – Badan Pengelola Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengunjungi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,Kamis (30/01/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka Sosialisasi peran, tugas dan fungsi BPK RI bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis, juga para kepala desa se-Kabupaten Ciamis,

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyampaikan, kegiatan sosialisasi pengelolaan dana desa merupakan salah satu bentuk kepedulian BPK-RI kepada pemerintah daerah.

Hal ini dalam mendukung pembinaan dan pengelolaan dana desa yang baik sesuai dengan aturan dan fungsinya.

“Dengan digulirkannya dana desa diharapkan penyerapan dan pelaksanaan anggara tersebut berjalan dengan lancar dan tertib yang nantinya diimplementasikan dalam pelaksanaan pembangunan,” ujar Herdiat.

Mewakili masyarakat Kabupaten Ciamis, Herdiat mengucapkan terimakasih atas penyaluran dana desa setiap tahunnya selalu meningkat.

“Untuk 2020 pagu anggaran desa meningkat 3,2 persen menjadi Rp263,02 Miliar sehingga total dana desa yang diterima Kabupaten Ciamis menjadi Rp1,191Triliun. Dana desa dimaksud digunakan untuk kegiatan pembangunan sebesar 90 persen dan pemberdayaan 10 persen,” ucapnya.

Menurut Herdiat, dilihat dari perbandingan kategori desa di Kabupaten Ciamis dari tahun 2018-2019 telah dapat terlihat perkembangannya terutama pada penurunan jumlah desa tertinggal dari 27 desa pada 2019 menjadi 11 desa.

“ Peningkatan desa maju dari 33 desa menjadi 68 desa serta desa mandiri dari 3 Menjadi 8 desa, adapun kategori desa mandiri diantaranya, Desa Pawindan, Desa Panjalu, Desa Buniseuri, Desa Rancah, Desa Dewasari, Desa Baregbeg, Desa Saguling dan Desa Pamarican.

Dengan adanya dana desa manfaat yangg dirasakan dalam meningkatkan infrastruktur, fasilitas pendidikan, kesehatan, layana publik, meningkatkan perekonomian desa dan penyerapan pekerjaan,”katanya.

Sementara itu kepala perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Arman Syifa menjelaskan ,kehadiran BPK ini adalah untuk memperbaiki tata kelola keuangan di Ciamis.

“Memang ini bagian dari visi dan misi BPK untuk ikut memperbaiki tata kelola keuangan yang ada di desa supaya mereka paham tentang Dana Desa,” katanya.

” Kita kasih pemahaman agar para kepala desa tidak salah dalam menjalankan aturan, karena kesalahan yang dibuat harus dipertanggung jawabkan, karena dana desa yang begitu besar para kepala desa harus siap dengan aturan,jangan sekali-kali melanggar aturan,” tegasnya.(mg2)