BPD Sepakati Kades Cimaragas Dinonaktifkan

343
Warga sempat menyegel kantor Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Senin (22/7) lalu. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

Kantor Desa Cimaragas Buka Lagi

RadarPriangan.com, GARUT – Kantor Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Garut kembali dibuka, dan pelayanan terhadap masyarakat pun normal kembali, usai Senin (22/7) siang lalu disegel warga.

“Dari hasil musyawarah para tokoh, Apdesi, serta para Ketua RW dan pihak lainnya. Akhirnya kami sepakat kantor desa dibuka kembali agar pelayanan terhadap masyatakat normal kembali,” kata Ketua RW 04 Aan Alamsah, Selasa (23/7).

Aan mengatakan, kendati kantor desa sudah dibuka dan pelayanan terhadap masyarakat kembali normal itu hanya sementara saja. Karena warga, tokoh dan para ketua RW Desa Cimaragas, tetap menuntut agar kepala desa mundur dari jabatanya.

“Kami akan menunggu surat penonaktifan atau pemberhentian dari Bupati. Karena hasil dari rapat pleno BPD sudah ditandatangi, dan disepakati agar kepala desa mundur dari jabatanya. Namun bila tidak ditanggapi maka kami akan kembali menyegel kantor desa,” katanya.

Sementara itu, Camat Pangatikan Budi Dermawan mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan Kepala Desa Cimaragas, pihak Kecamatan sudah melakukan rapat pleno dengan BPD.

Adapun hasil rapat pleno BPD tersebut yakni BPD memberikan surat permohonan kepada Bupati melalui kecamatan, yang isinya menuntut penonaktifan dan pemberhentian kepala desa.

“Meskipun hasil rapat pleno BPD mengnginkan agar Kepala Desa Cimaragas di nonaktifkan, tapi kami menginginkan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberadaan kepala Desa Cimaragas masih tidak diketahui banyak warga termasuk perangkatnya.

“Aduh abivwae teu apal, duka dimana Pak Kades teh. Ka Kantor teu aya, rupina nuju niiskeunmanah, Tadi ku abi ge ditaroskeun ka staf na teu aya anu apaleun, rupinan diamankaeun,” kata Beni Aditya (45) salah seorang warga setempat. (erf)