Besok, Ribuan Asep Berkumpul di Pendopo

631

RadarPriangan.com, GARUT – Ribuan orang yang memiliki nama Asep akan berkumpul dalam acara Halal bi Halal di Garut, Ahad (23/6/2019).

Sejumlah orang bernama Asep yang berasal dari berbagai daerah dan tergabung dalam Paguyuban Asep se-Dunia itu akan bersilaturahmi di Gedung Pendopo Garut.

“Jadi Insya Allah besok Kabupaten Garut jadi tuan rumah pelaksanaan Halal bi Halal paguyuban Asep Dunia. Nama-nama Asep yang datang ke acara ‘Riung Mungpulung Asep sa-alam Dunia’ itu tidak hanya berasal dari Garut atau Jawa Barat saja, tapi dari luar Jawa Barat juga ada, yang sudah konfirmasi ke kami ada yang dari Aceh, Kalimantan, Batam dan daerah lainnya,” kata Ketua Paguyuban Asep se-Priangan Timur, Asep Jaelani, kepada wartawan, Sabtu (22/6/2019).

Menurutnya, sebagai salah satu nama yang saat ini paling banyak dipakai di kalangan masyarakat sunda khususnya dan beberapa orang di daerah lainnya ini  memiliki kebanggaan tersendiri. Dimana nama Asep diberikan para orang tua terdahulu sebagai simbol kasih sayang terhadap anak-anaknya yang laki-laki.

“Orang tua dulu nama panggilan kasih sayang untuk laki-laki itu Asep kalau tidak Ujang, kalau perempuan Nyai. Kita bangga dengan nama Asep yang diberikan oleh orang tua kita,” katanya.

Lanjutnya, kelestarian nama Asep semakin kesini kian tergerus. Pemberian nama Asep oleh para orang tua sudah tidak begitu se-populer zaman dulu. Meski demikian, nama Asep tidak akan punah terutama di tataran sunda.

“Latar belakang anggota Paguyuban Asep Dunia itu ada dari yang biasa-biasa sampai luar biasa, ada yang pengusaha, pelukis, ASN, dan lainnya. Justru itulah hikmahnya ada Paguyuban, bisa mengenal potensi-potensi nama Asep. Teman yang sudah maju membantu yang membutuhkan untuk dibantu.

Asep Jaelani menyebutkan, jumlah nama Asep yang ada di Kabupaten Garut lebih dari 60 ribu orang. Sementara ini, nama-nama Asep di Garut yang baru masuk sebagai anggota sebanyak lebih dari 2 ribu orang.

“Kami berharap nama Asep ini agar tidak punah. Alhamdulillah nama-nama Asep ini masih ada yang melestarikan, ada yang orang tuanya namanya Asep, anaknya diberi nama Asep juga. Kalau tidak dilestarikan nama Asep ini bisa tergerus zaman,” katanya.

Pihak mempersilakan siapapun warga yang bernama Asep untuk ikut berkumpul di sekitaran Pendopo Garut. Rencananya, kegiatan tersebut akan dihadiri oleh para Asep yang berasal dari latar belakang berbeda.

“Siapapun nama Asep besok boleh hadir dalam Halal bi Halal. Kita juga akan sharing beberapa potensi yang dimiliki para Asep, misalnya dari mereka yang sukses berkarir sebagai pengusaha, pelukis, dan lainnya,” pungkasnya. (erf)