Beredar Hasil Pilpres di Luar Negeri, Arief: Itu Hoaks

252
Arief Budiman, ketua KPU

RadarPriangan.com, JAKARTA – Hari pencoblosan Pilpres dan Pileg semakin dekat dan semakin kencang saja berita bohong yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Terakhir, muncul berita bahwa pencoblosan lebih awal yang dilaksanakan di luar negeri sejak 8 April lalu sudah dilakukan perhitungan di mana salah satu kandidat paslon capres dinyatakan unggul dalam informasi yang beredar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memastikan bahwa beredarnya hasil Pilpres di luar negeri yang yang marak pada dunia maya adalah tidak benar atau hoaks.

Arief pun juga memastikan bahwa Panitia Pemungutan Luar Negeri (PPLN) belum melakukan penghitungan suara seperti yang ramai marak diinformasikan pada jejaring media sosial.

“Bila sekarang ini beredar kabar tentang perolehan suara pemilu LN, dapat dipastikan hasil tersebut bukan hasil resmi atau real count yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPSLN),” kata Arief di Jakarta, Rabu (10/4).

Dia mengatakan, pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri memang digelar lebih dulu (early voting). Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 644/2019, pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dalam periode 8-14 April 2019.

Kegiatan pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dengan tiga metode, yakni memilih di TPSLN yang berada di kantor perwakilan RI di luar negeri seperti KBRI, KJRI, maupun KDEI, memilih dengan Kotak Suara Keliling (KSK) yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI serta metode memilih melalui pos.

“Namun, kegiatan penghitungan suara pemilu di LN tetap dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 sesuai waktu setempat. Hasilnya, baru diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai,” tutur dia.

Lebih jauh, Arief mengatakan sejumlah wilayah di luar negeri yang sudah dan sedang menyelenggarakan pemungutan suara adalah Sana’a di Yaman pada Senin, 8 April 2019, Panama City di Panama dan Quito di Ekuador pada Selasa, 9 April 2019; serta Bangkok dan Songkhla di Thailand pada hari ini, Rabu, 10 April 2019.

“Selain jadwal tersebut, kegiatan pemungutan suara di LN belum dilaksanakan. Dengan demikian terhadap kabar tentang perolehan suara pemilu di LN yg beredar luas di masyarakat adalah kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tukasnya

Komisioner KPU Viryan Azis menegaskan proses penghitungan suara di luar negeri akan dilakukan serentak pada Rabu, 17 April 2019 bertepatan dengan pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 di dalam negeri. Dia meminta menyaring informasi yang beredar di media sosial.

“Jangan mudah percaya kepada informasi yang rasanya janggal. Dicek dulu, dan pastikan informasi itu sudah melalui proses konfirmasi,” ujar Viryan. (fin)