Belasan Wartawan Kuningan Dites Urine, Menyusul Adanya Oknum Wartawan Gunakan Sabu

157
ist

RadarPriangan.com, KUNINGAN – Belasan orang wartawan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akhirnya mengikuti tes urine. Tes ini menyusul adanya oknum wartawan yang kedapatan menggunakan narkoba jenis Sabu.

Tes urine digelar usai kegiatan pemusnahan ribuan botol miras di lingkungan Mapolres Kuningan, Sabtu (27/6/2020).

dikutp dari Radar Cirebon, setidaknya sebanyak 16 wartawan baik cetak, elektronik maupun online yang sehari-hari meliput kegiatan Polres Kuningan, mengikuti tes tersebut. Hasil tes urine menunjukkan tidak ada satu pun wartawan positif narkoba.

“Karena ada oknum wartawan yang kena, jadi hari ini juga semua rekan-rekan media minta untuk tes urine. Mereka (wartawan, red) berkomitmen mendukung anti narkotika dan penggunaan obat-obatan terlarang,” kata Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, Sabtu.

Oleh sebab itu, pihaknya memfasilitasi tes urine untuk melakukan pemeriksaan terhadap indikasi penyalahgunaan narkotika.

“Jadi, momentum Hari Anti Narkotika Internasional ini ada dua kegiatan, pertama pemusnahan barang bukti dan tes urine bagi rekan-rekan media. Tentu ini untuk memastikan bahwa rekan-rekan media ini bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Bupati H Acep Purnama juga menyambut baik tes urine bagi rekan-rekan media. Sebab, media memiliki peran penting dalam sosialisasi memerangi peredaran narkoba.

“Mari kita bersama melawan narkoba, ini komitmen kita untuk memberantas peredaran narkoba di masyarakat. Apa yang dilakukan rekan-rekan media juga sebagai bentuk memerangi narkotika,” ajaknya

Bupati berharap, di Kabupaten Kuningan tidak ada lagi kegiatan pemusnahan barang bukti berupa narkoba maupun miras. Jika hal ini terjadi, maka Kuningan sudah betul-betul terbebas dari peredaran miras dan narkoba.

“Kalau tahun ini kita menyaksikan pemusnahan, tahun lalu juga kita menyaksikan pemusnahan miras dan narkoba, mudah-mudahan tahun depan tidak ada lagi pemusnahan seperti ini. Tidak ada lagi pemusnahan-pemusnahan seperti ini lagi, berarti Kuningan sudah menjadi kabupaten yang terbebas dari penyakit-penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba,” tutupnya. (ags/RC/RP)