JK Sebut Alasan Orang Banyak Berobat ke Singapura

352
Wakil Presiden Jusuf Kala disambut oleh Wakil Gubenur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Bima Bogor Arya., di RS PMI Bogor.

RadarPriangan.com, BOGOR – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, pada Kegiatan Peresmian Gedung A (Afiat Center dan Kalla Ballroom) Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor, yang berlokasi di Jl.Padjajaran No. 80 Kota Bogor, Senin (29/04/19).

Dalam arahannya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong pelayanan rumah sakit yang lebih baik lagi. Pelayanan menurut Kalla, merupakan unsur penting selain teknologi.

”Karena walau dokter hebat, teknologi maju, tapi kalau perawatnya kurang tersenyum, kurang care itu tidak akan dikunjungi,” kata Wapres JK.

Jusuf Kalla yang juga ketua umum PMI mencontohkan pelayanan kesehatan di Singapura yang ramai peminat. Menurutnya, berobat ke Singapura bukan berarti jaminan untuk sembuh.

Namun, banyak orang berobat ke sana karena mengharapkan pelayanan yang lebih baik.

”Nggak berarti ke Singapura (ada jaminan) sembuh. Kita menganggap hospitality-nya lebih baik, dokternya lebih update, peralatannya lebih baik,” katanya.

Kata JK, khususnya di Kota Bogor, yang padat penduduk, tentu membutuhkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang baik, yang mempu mengakomodir kebu­tuhan masyarakat akan pe­layanan kesehatan yang prima.

”Bogor yang luas membutuhkan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, PMI sebagai organisasi terdepan dalam bidang sosial kemanusiaan, memberikan manfaat yang tentu dirasakan masyarakat. Khususnya dengan hadirnya RS PMI dan Gedung Barunya yang saat ini diresmikan.

”Atas nama Masyarakat Jawa Barat, kami berterima kasih kepada PMI yang telah menghadirkan Rumah Sakit di Wilayah Jawa Barat, sebagai solusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Uu.

Kesehatan masyarakat, menurutnya, merupakan aspek utama dalam pembangunan. Artinya Jawa Barat bisa menggapai semua cita-cita pembangunannya kalau indeks kesehatan masyarakatnya baik. Sehingga, masyarakat yang sehat akan lebih profuktif mendorong pembangunan.

Sejalan itu, lanjut Uu, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, terus berupaya membangun fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai daerahnya. Maka hadirnya rumah sakit PMI di Bogor, menjadi salah satu pendukung dalam pemberian layanan kesehatan, yang disebabkan keterbatasan jangkauan Pemerintah dalam memberikan pelayanan menyeluruh.

Sementara itu, pembangunan gedung baru Rumah Sakit PMI Bogor sudah selesai. Gedung tersebut diberi nama Grand Afiat. Gedung ini hadir dengan fasilitas lengkap demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit PMI Bogor dr Farid W Husain, berharap gedung baru RS PMI Bogor dapat menjawab kebutuhan kesehatan yang bersifat kuratif maupun preventif. Maka pembangunan Grand Afiat merupakan salah satu upaya penunjang berbagai kebutuhan masyarakat masa kini. (yan)