Banjir dan Longsor, Sumedang 100% Listrik Normal dan Garut Sejumlah Gardu Tidak Dioperasikan demi Keselamatan Warga

52
akibat bencana longsor dan banjir yang terjadi di Sumedang dan Garut mengakibatkan sejumlah gardu dan jaringan listrik mengalami kerusakan. diwilayah sumedang 100% berhasil dinormalkan kembali sementara digarut selatan ada yang belum dinormalkan dengan alasan keselamatan warga.

RadarPriangan.com, SUMEDANG – Banjir dan Longsor terjadi di Dua wilayah Operasi PLN Unit Induk Distribui Jawa Barat yakni Sumedang dan Garut. Khusus Desa Cikeruh, Jatinangor Sumedang setidaknya terdapat 3 Gardu terdampak dan sudah berhasil dioperasikan 100% sedangkan di Wilayah Garut terdapat 141 gardu terdampak 82 sudah berhasil dinormalkan kembali. Namun sebanyak 61 Gardu belum dioperasikan Hal ini dilakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir.

Kepada Masyarakat yang terdampak Banjir, Agung Nugraha GM PLN UID Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang aman dan tidak lupa untuk mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung ke stop kontak, dan segera menghubungi contact center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang terdampak banjir.
 
Daerah yang terdampak di Sumedang telah berhasil di normalkan meliputi Wilayah Desa Cikeruh,  Desa Sayang. Sedangkan untuk Wilayah Garut Lokasi yang terdampak adalah Keamatan Talegong dan Kecamatan Cisewu.

Saat ini PLN Sumedang menyiagakan 40 Petugas dan 10 kendaraan Operasional, PLN Garut menyiagakan 36 petugas dan 6 kendaraan Operasional untuk mengamankan lokasi. 

Setelah banjir surut, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 untuk dinyalakan kembali, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering, PLN akan memastikan semua jaringan distribusi aman untuk dapat dioperasikan kembali untuk menyalurkan listrik ke lokasi pelanggan. (rls/RP)