Air Sungai Cimanuk tak Layak Konsumsi

295
Sungai Cimanuk kondisi asirnya sudah tercemar, sehingga sangat tidak layak dikonsumsi. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Kualitas air yang ada di Sungai Cimanuk dinilai telah tercemar berat, sehingga air yang zaman dulu sempat dimanfaatkan warga untuk mandi, cuci, kakus (MCK), saat ini kondisinya tidak bisa dimanfaatkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Asep Suparman mengatakan, tercemarnya air sungai Cimanuk disebabkan kontaminasi limbah domestik.

“(Air Sungai Cimanuk, red) Itu kan sudah tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Yang jelas karena limbah domestik, rumah tangga, perushaan, termasuk yang di Sukaregang (limbah kulit yang dibuang ke sungai, red). Untuk mandi juga tidak bisa, konsumsi apalagi (tidak boleh, red),” kata Asep kepada wartawan.

Menurutnya, kondisi ini sudah terjadi beberapa tahun lalu. Untuk pemulihan air di sungai Cimanuk, Asep mengatakan, upaya tersebut harus ada sinergi antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan semua pihak.

“Kemarin (beberapa tahun lalu, red) banjir bandang itu termasuk sub das sub das yang ada membawa sedimen.  Untuk keperluan pertanian, perkebunan, termasuk budidaya ikan sekarang tidak bisa. Kualitas menjadi buruk, padahal ini menjadi hulu, kalau ke Sumedang ada yang bisa digunakan karena tersaring,” katanya.

Jika ingin perbaikan kualitas air sungai Cimanuk, maka pembuangan limbah domestik ke sungai harus ditekan. Termasuk upaya lainnya agar masyarakat tidak buang sampah ke sungai termasuk subdas sungai Cimanuk.

“Kita juga intensif dengan perusahaan-perusahaan untuk pengolahan limbah nya. Termasuk kita ingin mengoptimalkan instalasi limbah ini yang bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (erf) 2