Ada 8.056 TPS di Garut, KPU Buka Pendaftaran KPPS

544

GARUT –  Pemilu 2019 di Kabupaten Garut akan dilaksanakan di 8.056 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 42 kecamatan di Garut. Masing-masing TPS terdiri dari 7 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Divisi SDM dan Sosdiklih Panmas Komisi Pemilhan Umum (KPU) Garut, Nuni Nurbayani menyebut untuk pelaksanaannya dibutuhkan 56.392 anggota KPPS.

“Ini merupakan jumlah yang cukup besar sehingga dalam pembentukannya diperlukan persiapan yang baik,” katanya.

Nuni menyebut bahwa pembentykan KPPS sendiri sudah mulai berlangsung sejak tanggal 28 Februari hingga ditetapkan pada 27 Maret 2019 mendatang.

“Sebelumnya terlebih dahulu hal ini akan diawali dengan pengumuman dari tanggal 28 Februari hingga 5 Maret 2019,” ujarnya.

“Seleksi penerimaan anggota KPPS ini merujuk pada pasal 59 Undang-undang nomor 7 tahun 2017. Dimana dalam undnag-undang tersebut dijelaskan bahwa seleksi penerimaan anggota KPPS dilaksanakan secara terbuka dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas dan kemandirian calon anggota KPPS,” jelasnya.

Yang tak kalah pentingnya juga, sebut Nuni, penerimaan angota KPPS harus memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30%.

Selain itu, dalam pasal 19 huruf b UU nomor 7 tahun 2017 juga disebutkan pembentukan KPPS ini menjadi menjadi kewenangan PPS. Oleh karena itu KPU Garut terus melakukan koordinasi dan sosialiasasi dengan PPK.

“Secara hierarkis PPK kemudian melakukan bimbingan teknis dan atau sosialisasi pelaksanaan pembentukan KPPS kepada PPS,” ucap Nuni.

Pembentukan KPPS, menurutnya sangat penting karena merupakan ujung tombak suksesnya pelaksanaan pemilu 17 April 2019. 

“Dalam proses rekrutmen ini diharapkan yang terpilih adalah SDM yang sesuai UU Pemilu, berintegritas, memiliki kemandirian dalam bersikap. Selain itu, anggota KPPS juga harus benar-benar sehat secara jasmani dan rohani dikarenakan mereka akan bekerja full time bahkam bisa sampai tidak tidur dalam beberapa hari,” paparnya. (igo)