18.765 Pelamar CPNS Garut Lolos Administrasi, Lokasi Tes di Tasikmalaya

387
Deni Darmawan

GARUT – 18.765 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Garut memenuhi persyaratan administrasi. Belasan ribu pelamar itu akan mengikuti seleksi CPNS pada bulan Februari di Tasikmalaya.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut, Deni Darmawan, mengatakan, sebelumnya ada 3.340 pelamar yang tak memenuhi syarat. Namun setelah masa sanggah, ada 402 orang yang lolos.

“Setelah mereka menyanggah, yang tak lolos administrasi menjadi 2.938 pelamar. Jumlah pelamar di Garut merupakan yang terbanyak kedua se-Jawa Barat setelah Kabupaten Bogor,” ucap Deni di Kantor BKD, Rabu (08/01/2020).

Ia mengatakan bahwa rata-rata, pelamar yang tak lolos administrasi karena persoalan teknis, seperti ukuran foto yang tak sesuai hingga lupa memasang materai dalam surat lamaran. Selain itu, ada juga pelamar yang tak sesuai kualifikasi.

“Kalau masalah teknis memang tidak bisa diperbaiki. Terpaksa tidak lolos. Tapi kalau ada kesalahan dari verifikator, kami kaji lagi dan bisa diloloskan,” katanya.

Saat ini, BKD Garut tengah menyiapkan pelaksanaan tes. Semua peserta yang lolos tahap administrasi, berhak mengikuti seleksi yang rencananya diadakan di bulan Februari. “Waktu pastinya belum ada. Kami masih usulkan ke BKN,” ucapnya.

BKD Garut sendiri memastikan pelaksanaan tes CPNS akan diadakan di Kota Tasikmalaya, namun belum ada kepastian waktu pelaksanaan tes.

“Nanti diadakan di Balai Kota Tasikmalaya. Kalau waktunya belum pasti masih diusulkan,” ungkapnya.

Deni memberi bocoran terkait waktu pelaksanaan tes. Ia menyebut tes CPNS akan diadakan antara tanggal 1 sampai 27 Februari. Belum pastinya waktu tersebut, karena Tasikmalaya juga menjadi lokasi tes bagi wilayah lain di Priangan Timur.

“Kalau dari Menpan, untuk tes itu dari 27 Januari sampai 28 Februari. Cuma daerah mulainya dari 1 Februari,” katanya.

Ia menyebut, sebanyak 18.765 pelamar yang lolos tahap administrasi akan mengikuti seleksi yang dibagi menjadi 10 hari, dimana setiap harinya seleksi CPNS akan dibagi menjadi lima sesi.

“Per sesi diikuti oleh 400 peserta. Jadi sehari itu bisa ada 2000 peserta yang tes. Kecuali Jumat, hanya ada empat sesi karena terbatas waktu,” ucapnya.

Awalnya, pelaksanaan tes CPNS akan diadakan di Garut, namun karena keterbatasan server BKN memutuskan pelaksaan tes se-Priangan Timur berlokasi di Tasikmalaya.

Terkait pencetakan kartu peserta, Deni menyebut sudah bisa dilakukan. Hanya saja, belum tercantum lokasi dan waktu peserta mengikuti tes.

“Lebih baik jangan dulu dicetak. Tunggu informasi selanjutnya. Kalau sudah dekat waktu tes, baru dicetak kartunya. Di kartu ada keterangan lokasi dan sesi berapa ikut tes. Sekarang kan belum ada,” katanya. (igo)