15 Busana Batik Garutan Ditampilkan dalam Pinton Anggon Moka Garut

825
Pagelaran busana batik garutan dalam pinton anggon mojang jajaka Garut, di Fave Hotel, Jl Cimanuk, Jumat (19/4). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Batik Garutan dan jaket kulit merupakan dua diantara banyak hal yang selama ini dikaitkan dengan Garut. Pagelaran busana yang berbahan batik garutan dan jaket kulit selama ini kurang banyak dilakukan, dan kemarin para Mojang Jajaka Garut melakukan hal tersebut.

Pinton Anggon yang artinya Pinton adalah memperlihatkan, Anggon atau anggoan adalah pakaian. Jadi singkat katanya adalah pagelaran busana.

Pinton anggon merupakan salah satu acara dalam kompetisi bergengsi di Garut, yaitu Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2019. Tahun ini sendiri, pasanggoro Mojang Jajakamengambil tema ‘Perceka Nyipta Karya’, yang artinya pandai atau pintar membuat sebuah karya yang kreatif, inovatif serta memiliki diferensiasi.

“Tema tersebut dipilih karena di era industri 4.0  kini, industri kreatif merupakan sebuah bidang yang semakin digemari. Karena segala sesuatu karya berbasis pada ide dan gagasan yang dituangkan pada sebuah karya,” kata Lutfi Burhan dari Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Garut.

Industri fashion yang ada di Garut yaitu Batik dan Kulit, menurut Lutfi, tentunya sudah sangat dikenal. Oleh karenanya Mojang Jajaka Garut tahun ini bekerjasama dengan designer batik dari Garut yang memiliki label brand Upiedam.batik.

“15 karya busana batik Garutan yang dikemas secara ‘milaras zaman’ mengambil tema ‘Sundayana’ yang artinya way of life atau cara pandang hidup kesundaan. Didominasi warna monokrom yang sedikit ditambahkan engan warna cerah khas batik garutan seperti merah dan biru, menyiratkan kesan bahwa batik garutan harus semakin menyebar dan mengakar di kalangan milenial,” jelasnya.

Ia menyebut, mojang jajaka dipilih sebagai agen pembaharu yang merupakan representasi anak muda yang kekinian. Tapi secara nyata mereka tetap cinta pada kearifan lokal berbasis budaya dan pariwisata serta produk unggulan daerahnya.

Dihadiri ratusan undangan, Pinton Anggon ini diselenggarakan di Ballroom Fave Hotel Garut, dengan menampilkan 15 Busana Batik Garutan dari Upiedam Official by Lutfi Burhan serta Astiga leather by Lutfi Muhamad. (igo)