Usai Pemilu, Caleg di Tasikmalaya ada yang Meninggal Dunia dan Sakit

147

RadarPriangan.com, TASIKMALAYA  – Seorang calon legislatif DPRD Kota Tasikmalaya meninggal dunia terkena serangan jantung setelah selesai mengikuti Pemilu 2019.

Selain itu, diketahui seorang Caleg DPRD menderita sakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, juga karena kalah dalam Pemilu 2019.


Sebelum meninggal dunia, Caleg yang diketahui dari PDI Perjuangan diketahui sempat menderita sakit dan kini sudah dimakamkan di Kampung Kecapi, Kelurahan Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi.

Untuk Caleg yang sakit, diketahui berasal dari Partai Nasdem dan kini tengah dirawat di Rumah sakit Jasa Kartini.

Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC)  PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi menyebut bahwa pihaknya sudah menerima kabar akan adanya caleg yang meninggal dunia. Caleg tersebut diketahui bernama Euis Mulyati dan selama ini diketahui sebagai bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya.

“Dia memiliki penyakit jantung selama kurang lebih 2 bulan lamanya dan kondisinua terus ngedrop,” katanya.

Berdasarkan kabar yang beredar, Euis meninggal dunia usai mengeyahui dirinya kalah dalam Pemilu 2019. Namun menyikapi hal tersebut Kepler tidak bisa menginfirmasi dan tidak mengetahui secara pasti apa yang memicu Euis terkena serangan jantung.

Ia menyebut bahwa Euis sempat dioperasi jantung. Dan setekah tindakannoperasi tersebut kondisinya terus ngedrop.”Kebetulan saja mungkin sesudah pemilu,” kata dia.

Sementara itu, seorang caleg dari Partai Nasdem diketahui masuk rumah sakit setelah tahu dirinya tidak mendulang suara maksimal untuk menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Tasikmalaya Abdul Haris membenarkan adanya salah satu calon legislatif telah masuk ke RS Jasa Kartini.

Haris menyebut bahwa caleg tersebut bernama Cucu Darmawati. Ia harus me dapatkan perawatan setelah asam lambungnya naik.

“Dalam pencoblosan tersebut kalah, tetapi untuk sekarang ini belum ada informasi hasil dari KPU,” ucapnya.


Sebelum hari H pencoblosan, disebut Haris, Cucu selalu berusaha meyakinkan masyarakat agar memberikan suara untuknya.

“Namun hasilnya tidak sesuai keinginan. Namun juga memang selama ini dia juga memiliki penyakit asam lambung dan sering kali dirawatnya di rumah sakit,” sebutnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here