Tukang Cuanki dan Juru Parkir Minimarket Rubuh Dihantam Mobil

56
Salah satu korban yang terkena hantaman mobil di minimarket Jl Otista, Garut, Rabu dini hari (24/7), mendapat perawatan di RSUD dr Slamet Garut. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Dua orang warga yang tengah jualan cuangki dan juru parkir rubuh usai dihantam sebuah mobil Daihatsu Sigra, Rabu dini hari (24/7) di Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kidul. Kedua warga tersebut mengalami luka akibat hantaman keras kendaraan dari arah bundaran Simpang Lima dan harus mendapatkan perawatan di RSUD dr Slamet Garut.

Dua orang yang terhantam kendaraan secara langsung diketahui bernama Adin, 25, dan Yaman, 22. Adin saat ini sudah bisa berkomunikasi dengan baik setelah sempat pingsan, sedangkan Yaman belum bisa karena masih dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka di bagian wajahnya.

Adin saat ditemui di RSUD dr Slamet Garut mengaku tidak mengingat dengan baik peristiwa yang telah dialaminya. Yang ia tahu hanya suara mobil yang selip. “Ingatnya saya tidak bisa menghindar sehingga terhantam kendaraan,” ujarnya, Rabu (24/7).

Sebelum terhantam kendaraan, Adin awalnya menganggap suara selip dari mobil yang tengah melakukan slalom di sekitar bundaran Simpang Lima, karena lokasi tersebut pada malam hari kerap jadi arena slalom. Namun ternyata saat itu suara selip tersebut datang dari mobil Sigra yang akan menabraknya bersama tukang cuanki.

“Mobilnya sangat kencang, jadi saya tidak bisa menghindar. Saya juga tau-tau sudah di rumah sakit dengan luka di tangan, punggung dan dada. Alhamdulillah luka saya tidak separah tukang cuanki,” ungkapnya.

Lokasi kejadian perkara di minimarket Jalan Otista, Garut.

Sementara Yaman, hingga saat ini masih belum sadarkan diri. Ia sendiri terlihat mengalami luka di bagian wajahnya.

Video kecelakaan sendiri sempat beredar luas di sejumlah aplikasi pesan. Dalam video terlihat Yaman yang terhantam dan terseret lalu tergeletak usai dihantam mobil sigra.

Sementara itu salah seorang saksi kecelakaan yang melukasi dua orang warga, Erfan Hermawan, 26, menyebut bahwa peristiwa kecelakaan terjadi pada Rabu (24/7) sekitar pukul 00.18. Erfan saat itu tengah menjadi juru parkir bersama rekannya, Adin di halaman salah satu mini market.

Erfan menyebut bahwa peritiwa kecelakaan terjadi saat ia hendak memarkirkan motor, lalu tiba-tiba saja datang mobil dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak.

“Yang nabrak saat itu mobil sigra menggunakan nomor polisi D 58 UKS. Sempat menabrak motor dan juga roda batagor dan kemudian mobilnya terbalik. Akibat tabrakan itu pedagang cuangki yang lukanya sangat parah,” ungkapnya.

Dari informasi yang diterimanya sebelum menabrak, mobik Sigra sempat bersenggolan dengan mobil lainnya sehingga kemudian oleng. “Di Bundaran Simpang Lima kan memang suka dipakai slalom, jadi sepertinya mobil Sigra habis slalom menabrak avanza,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here