Tipiring Bagi Pembuang Sampah Harus Dikaji Matang

85
Sampah dibuang sembarangan di tikungan Sukalilah, Cibatu-Bandrek, meski sudah ada imbauan larangan dari pihak desa. (Dok. RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Terkait rencana penerbitan regulasi tentang penetapan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) bagi warga yang membuang sampah sembarangan di Garut mendapat sorotan dari banyak pihak. Mulai dari warga hingga aktivis lingkungan, ada yang setuju ada pula yang tidak setuju.

Praktisi hukum Yusep Mulyana, mengatakan, sebelum penetapan Peraturan Daerah yang mengatur tentang Tipiring bagi mereka yang membuang sampah sembarangan, Pemerintah Kabupaten Garut harus benar-benar dalam melakukan kajian secara matang dan menyeluruh dari berbagai aspek.

“Harus ada kajian dari aspek yuridis, sosiologis dan filosopisnya dulu. Jangan sampai regulasi dibuat, justru banyak pihak yang dirugikan atau melahirkan banyak konflik baru,” kata Yusep.

Lanjut Yusep menambahkan, jika aturan tersebut tanpa disertai dengan peningkatan sarana dan prasarana representatif khususnya dalam penampungan sampah, maka regulasi tersebut dinilai kurang adil.

Tidak hanya itu, ketika sudah dijadikan regulasi nantinya, maka Pemkab Garut harus benar-benar mengimplementasikan dengan sebenarnya.

“Bikin sanksi tipiring juga banyak yang diabaikan contoh saja Perda K3 yang diantaranya tidak mempan mengurusi PKL. Sanksi udah ada, implementasinya ada ga dan bikin Perda itu mahal sekali,” katanya yang saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Garut itu. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here