Terkendala Biaya, Pembangunan Menara Masjid Bersejarah ini belum Tuntas

157
Pembangunan masjid Jami Al Hasan terkendala biaya. Hingga kini masjid bersejarah dalam perjuangan Islam itu masih menunggu biaya untuk menuntaskan rehab yang dilakukan. (PEPEN APENDI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT– Pembangunan menara Masjid Jami Al-Hasan, Kampung Cimareme, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut sudah memakan waktu dua tahun. Lamanya penuntasan pembangunan menara itu, karena terkendala biaya.

Penasehat DKM Al-Hasan Cimareme, Ustdaz Dadang, mengungkapkan, pembangunan menara masjid dilakukan secara bertahap disesuaiakan tersedianya dana. Karena pembangunan menara dan kelengkapan masjid dilakukan secara swadaya dan berkelanjutan.

“Bila dananya memadai, pembangunan menara masjid Al-Hasan mudah-mudahan bisa tuntas tahun 2019. Bila tidak, masih ada waktu untuk menyelesaikannya sambil menunggu terkumpulnya dana bantuan. Apalagi dana yang terkumpul dari warga dan donatur, sebagian digunakan untuk membuat kaligrafi di dalam masjid,” kata Ustadz Dadang.

Sebagaimana diketahui masjid Jami Al-Hasan, merupakan masjid yang memiliki sejarah perjuangan Islam. Pada zaman kolonial Belanda, sesepuh masjid KH Hasan Arief berjuang melawan kolonial Belanda terutama menolak pajak yang memberatkan warga.

Perlawanan KH Hasan Arief dan pengikutnya, membuat tentara kolonial Belanda melakukan tindakan kekerasan. KH Hasan Arief gugur ditembak tentara Belanda ketika sedang menunaikan salat. Peristiwa heroik di tempat itu, dikenal dengan banjir getih di Cimareme.(pap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here