Tanam Tarum Areuy, Tanaman Langka di Sumber Mata Air

294
TANAMAN LANGKA: Penanaman tarum areuy, di sumber mata air Kadal Meteng, Banjar, dalam rangka memperingati Hari Air, Sabtu (23/3). (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)

RADARPRIANGAN.COM, BANJAR – Komunitas Senja bekerjasama dengan Komunitas Tarap (Tarum Areuy Produk), LPLHI-KLHI (Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia) Kawasan Laut, Hutan dan Industri, LGI (Laskar Garuda Indonesia) serta Dinas DLH bersama  masyarakat melaksanakan penanaman di kawasan mata air Kadal Meteng di lingkungan Pangadegan, RT 08/18, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Sabtu 23/3/19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22/3/2019.

Koordinator Komunitas Senja Johan Wijaya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan simbol dalam rangka peringatan hari air sedunia. Selain itu,  Lanjut Johan, hal itu dilakukan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan terutama di kawasan mata air Kadal meteng ini. 

“Air merupakan sumber kehidupan makanya kami perlu menyelamatkan kawasan mata air tersebut,salah satunya mata air kadal meteng yang perlu perhatian,” ungkapnya.

Johan menambahkan, hari air merupakan moment yang pas untuk menjadikan sebuah simbol pemeliharaan lingkungan hidup. Menurut Johan, Komunitas Senja akan selalu eksis dan berperan dalam penyelamatan lingkungkungan hidup.

 “Lewat Hari Air sedunia ini kami sekaligus melakukan penanaman Tarum Areuy di kawasan mata air,” imbuhnya

Kabid Lingkungan Hidup Finas Lingkungan Hidul Kota Banjar H Agus mengatakan, lewat kegiatan peringatan Hari Air ini, dirinya berharap masyarakat akan lebih peduli lagi akan kelestarian dan kebersihan lingkungan hidup.

“Saya berharap dengan kegitan Hari Air sedunia ini, masyarakat akan selalu menjaga kelestarian Lingkungan hidup dengan menjaga kelestarian serta memelihara kawasan sumber mata air Kadal meteng ini,” jelas Agus.

Selain penanaman di kawasan sumber mata air Kadal Meteng, kegiatan peringatan hari air sedunia tersebut juga melakukan penanaman tarum areuy, salah satu tanaman yang sudah hampir punah di sepanjang bahu jalan menuju ke sumber mata air Kadal Meteng.

“Semoga dengan penanaman tarum areuy penghasil pewarna alami ini akan memberikan nilai tambah buat perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Yadi, sekertaris koordinator Komunitas Tarap.

Diketahui dalam kegiatan tersebut, bibit tarum areuy yang ditanam berjumlah ratusan hasil budidaya Komunitas Tarap Kota Banjar. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here