SMPN 1 Leuwigoong Terbakar, Perbaikan di Anggaran Perubahan

150
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman bersama Kepala Dinas Pendidikan Totong langsung meninjau lokasi kebakaran bersama ke SMP 1 Lewigoong. (MUHAMAD ERFAN/RAFAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut segera siapkan anggaran untuk perbaiki SMPN 1 Leuwigoong yang terbakar. Upaya perbaikan akan dilakukan pada anggaran perubahan 2019.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong usai meninjau lokasi kebakaran bersama Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Senin (27/5).

Lanjutnya, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian sebesar Rp 200 juta. Untuk perbaikan, Pemkab Garut akan mempersiapkan usulan di anggaran perubahan 2019.

“Untuk perbaikan dari Pemkab Garut kami akan mempersiapkan usulan di anggaran perubahan 2019. Dan akan kami laporkan pula ke Kemendikbud biasanya dari pusat ada anggaran taktis dan diawali tim yang mengecek ke lokasi,” kata Totong.

Beruntung, kebakaran yang terjadi tidak mengganggu aktivitas sekolah karena yang terbakar merupakan ruangan Bimbingan Konseling (BK), bukan ruangan untuk belajar mengajar.

Meski demikian, Totong berharap, para siswa agar tidak mendekati ruangan yang terbakar.

“Kami  merasa prihatin dan memang harus segera diperbaiki. Adapun dampak dari kebakaran tersebut yang diakibatkan konsleting listrik tidak berpengaruh kepada pembelajaran,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman pihaknya bersyukur tidak ada korban jiwa pada musibah kebakaran yang terjadi di SMP 1 Garut.

“Alhamduliah tidak ada korban jiwa, meski ada kerugian tapi proses belajar mengajar tidak terganggu,” katanya.

Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Leuwigoong, di Desa Leuwigoong Kecamatan Leuwigoong, berlangsung dari sore hingga malam hati, Minggu (26/5).

Sejumlah warga sekitar dan aparat pun langsung berupaya memadamkan kobaran api akan tetapi api terus membesar.

Kapolsek Leuwigoong, IPTU Iwan Soleh menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar puku 17.30 WIB. Saat itu, warga tengah mempersiapkan buka puasa.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, saat orang-orang tengah mempersiapkan untuk buka puasa,” ujar Iwan. (erf) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here