SMK tidak Berlakukan Zonasi

37
Orang tua siswa mendaftarkan anaknya di SMKN 1 Garut. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Sejumlah siswa sekolah yang melanjutkan ke tingkat SMP dan SMA/K sederajat mulai melakukan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah.

Hari pertama dibuka untuk PPDB SMA-SMK, para orang tua atau wali didampingi calon siswa baru memadati tempat pendaftaran di beberapa sekolah, di antaranya di SMKN 1 Garut.

“Nanti setelah data masuk, oleh verifikator diperiksa persyaratannya kemudian dicek mulai dari nomor, nama dan lainnya diperiksa. Setelah diperiksa untuk kelengkapannya oleh bagian verifikasi kemudian dilanjutkan entri data oleh operator. Dilihat juga domisili peserta didik/jarak orang tua dengan sekolah dilihat. Kemudian diprint out, nanti ada yang harus ditandatangani oleh verifikator dan orang tua atau pembimbing. Setelah itu, ketika syarat administrasi terpenuhi berarti sudah terdaftar calon peserta didik baru untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” kata Ketua PPDB SMKN 1 Garut, H. Atep Sujana.

Lanjut Atep, meski siswa yang diterima hanya 864 orang, namun untuk pendaftar diprediksi melebihi 1.100 orang.

“Nanti ada seleksi, nah itu disaring lagi. Berbeda dengan SMA, kalau SMK tidak ada sistem zonasi untuk penilaiannya,” katanya.

Proses pendaftaran SMA-SMK akan dilakukan sampai dengan tanggal 22 Juni 2019. Setelah itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni 2019. (erf) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here