SMK tak Bisa Terapkan PPDB Sistem Zonasi

127
Aktivitas siswa di SMKN 1 Garut. (Dok. RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – SMK (sekolah menengah kejuruan) di Kabupaten Garut belum bisa menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dikarenakan jurusan SMK yang ada di Garut terbatas, sehingga kalau diterapkan akan merugikan calon siswa.

“Sistem zonasi di Garut hanya bisa berlaku untuk SMA saja, karena kalau diterapkan di SMK malah akan merugikan calon siawa yang ingin melanjutkan ke jurusan tertentu. Kan di Garut jurusannya terbatas,” kata Ketua MKKS SMK Kabupaten Garut Dadang Johar Arifin, Senin (29/4).

Ia mencontohkan, jurusan farmasi di Kabupaten Garut hanya ada di SMKN 1 Garut. Dengan begitu, siswa yang hendak memilih jurusan tersebut dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut, hanya bisa sekolah di SMKN 1 Garut.

“Kalau di SMA kan tidak ada jurusan khusus seperti di SMK,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Dadang menilai bahwa sistem zonasi tidak cocok diterapkan di Kabupaten Garut. Dan saat ini sendiri, dalam PPDB SMK Negeri disiapkan tiga jalur, yaitu akademik, afirmasi, dan prestasi.

Setiap SMK Negeri, rombongan belajarnya pun maksimal 24 siswa untuk mengantisipasi agar sekolah swasta bisa menerima siswa. Hal tersebut sesuai dengan peraturan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kemungkinan untuk PPDB ini dilakikan di bulan Mei hingga Juni. Ya sekitar Ramadan lah,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here