Siaga Kekeringan, Siapkan Rekayasa Cuaca

100
Ilustrasi: jpg

RadarPriangan.com, TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut bahwa saat ini sebagian wilayah di Jawa Barat telah mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan. Untuk mengantisipasi kekeringan tersebut, di antara langkah yang dilakukannya adalah mencoba melakukan rekayasa cuaca.

Rencana langkah untuk melakukan rekayasa cuaca itu, Emil mengaku telah berkoordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika).

“Mudah-mudahan kombinasi ini bisa menghasilkan upaya yang baik,” kata dia, di Kota Tasikmalaya.

Di luar itu, Emil pun menginstruksikan para bupati dan wali kota di seluruh Jawa Barat agar berkoordinasi dalam mengatasi kekeringan. Hal itu menurutnya harus dilakukan karena selam kemarau pasti akan memengaruhi suplai air bersih untuk masyarakat.

“Saya instruksikan untuk mengatur debit air. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga sudah diinstruksikan untuk menyiapkan tangki agar selalu tersedia. Hal itu digunakan sebagai pengganti suplai air bersih yang menurun untuk konsumsi rumah tangga,” katanya.

Kota Tasikmalaya sendiri saat inj telah menetapkan status siaga bencana kekeringan sejak dua pekan silam. Hingga saat ini, sebanyak 80 ribu liter air bersih telah didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya ke 29 titik di lima kelurahan dan empat kecamatan.

Selain Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten Garut pun telah menetapkan status siaga bencana kekeringan sejak Rabu (10/7). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dadi Djakaria mengatakan, sejak Senin (8/7) pihaknya sudah melakukan apel kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan.

“Kekeringan saat ini lebih banyak mengancam lahan pertanian, untuk kebutuhan air bersih warga masih mencukupuki karena umumnya sumur warga masih menghasilkan air bersih. Air dari PDAM juga masih mengalir,” katanya.

Sejauh ini di Kabupaten Garut, kata Dadi, berdasarkan data dari 42 kecamatan di belum ada permintaan air bersih. Pihaknya pun terus melakukan pemantauan ke lapangan. “Secara umum sendiri kondisinya masih kondusif,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here