Sempat Minta Jimat ke Dukun agar Aman saat Pelarian

146
Ilustrasi: Jawa Pos

RADARPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA – Pelaku pembunuhan Rifqi Firdaus Helmi, 23, terhadap teman wanitanya Ooh Saodah alias Ica, 32, sempat berusaha menghilangkan jejaknya. Ia mengambil air dari keran di tempat ia melakukan aksi tersebut agar tidak diketahui pihak kepolisian.

“Ia melakukan aksinya karena mencoba saja. Karena setelah kita periksa dari bagian tubuh korban tetap saja jejaknya tetap ketahuan oleh kita,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kota Tasikmalaya AKP Dadang, Jumat (29/3).

Penangkapan Rifqi, dijelaskannya, setelah pihaknya melakukan olah di tempat kejadian perkara dan menemukan sejumlah barang bukti.

Hal tersebut pun dikuatkan keterangan dari sejumlah saksi, sehingga pelaku pembunuhan di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya bisa diketahui.

Dadang menyebut bahwa pelaku sendiri memang sempat melarikan diri ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Banten dan beberapa tempat lainnya.

Selain itu juga Rifqi diketahui sempat meminta jimat dari salah seorang dukun dalam proses pelariannya itu.

“Minta jimat biar tenang dan tidak dihantui setelah ia melakukan aksi pembunuhan. Dan tersangka ini memang mengakui kerap dihantui korban dan rasa bersalah selama proses pelariannya,” katanya.

Rifqi sendiri kemudian akhirnya bisa ditangkap oleh tim dari Satreskrim Polres Kota Tasikmalaya saat hendak pulang ke rumahnya di Kampung Ciheulang, Desa Singkir, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

“Tersangka ini memang rumahnya di Tasik, jadi setelah melarikan diri ke sejumlah wilayah merindukan keluarganya. Dan saat hendak ke rumahnya itu kita menangkap tersangka,” ungkapnya.

Ooh Saonah alias Ica, dikatakan Dadang, diketahui merupakan warga Kampung Babakan Bandung, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Ia merupakan janda yang berprofesi sebagai pengusaha pengumpul barang bekas.

“Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban ini memang biasa membawa uang dalam jumlah banyak dalam tasnya. Ia juga diketahui memang tengah membangun rumah sehingga uang dengan jumlah banyak selalu dibawa untuk kepentingan pembangunan rumah itu,” katanya.

Rifqi merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Tasikmalaya menjadi pelaku pembunuhan terhadap teman wanitanya Ooh Saonah alias Ica, 32, di salah hotel di Tasikmalaya.

Pembunuhan dilatarbelakangi karena korban tidak mau memberi pinjaman uang terhadap pelaku sebesar Rp4 juta. Uang tersebut untuk membayar utang kepada teman pelaku. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here