Sekolah Kedinasan, STAN Paling Banyak Peminat

148
Peminat sekolah kedinasan masih tetap tinggi. Dan Selasa (30/4) merupakan hari terakhir pendaftaran. (Dok. JPG)

30 April Pendaftaran Ditutup

RadarPriangan.com, JAKARTA – Pendaftaraan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur sekolah kedinasan akan ditutup Selasa (30/4).

Dari data Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), terhitung sejak Senin (29/4), ada 232.739 pemilih yang telah menentukan sekolah dari 287.579 jumlah akun yang terdaftar.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Mudzakir mengingatkan bagi para pendaftar yang belum menyelesaikan proses pendaftaran sampai tahap akhir dapat segera menuntaskan.

“Masih ada waktu untuk mendaftar sampai besok. Untuk yang belum membuat akun atau pun belum menentukan sekolah dapat segera menyelesaikan pendaftaran,” kata Mudzakir di Jakarta, Senin (29/4).

Berdasarkan data tersebut sekolah kedinasan yang paling banyak pendaftar adalah Politeknik Keuangan Negara STAN milik Kementerian Keuangan. Jumlah pendaftar di sekolah calon akuntan ini mencapai 125.418 orang.

Sementara pada terbanyak kedua adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri sebanyak 38.763 calon taruna. Kemudian posisi ketiga ditempati Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) milik Badan Pusat Statistik (BPS) dengan jumlah pendaftar 15.075 orang.

Selanjutnya terbanyak keempat adalah Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi milik Kementerian Perhubungan dengan jumlah pelamar sebesar 10.950. Kemudian kelima adalah Politeknik Imigrasi (Poltekim) dengan pendaftar sebanyak 7.364.

“Kemudian diposisi selanjutnya Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dengan jumlah pendaftar 6.611 dimana kedua sekolah tersebut milik Kementerian Hukum dan HAM,” bebernya.

Sesuai dengan pengumuman nomor: B/393/S.SM.01.00/2019 tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pada Kementerian/Lembaga (K/L) yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019, ada 19 pendidikan tinggi kedinasan di 8 K/L.

“Sebanyak 9.176 kursi dibuka untuk calon siswa-siswi/taruna-taruni. Adapun waktu pendaftaran pada 9-30 April lalu,” jelasnya.

Lebih lanjut Mudzakir mengimbau agar para pendaftar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan dari oknum yang menjanjikan kelulusan dengan memberikan sejumlah uang. Jika ada oknum yang menjanjikan lulus dan meminta bayaran, segera laporkan kepada kami,” jelasnya.

Dilansir dari website menpan.go.id, Sejumlah tes akan diberikan. Mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan sistem Computer Asissted Tes (CAT), tes kesehatan dan tahap ketiga pelamar akan melaksanakan tes psikologi, integritas, dan kejujuran.

Untuk terakhir tes pantukhir yang meliputi tes kesehatan, tes kesamaptaan, wawancara, dan pemeriksaan penampilan, yang seluruh rangkaian tes pantukhir dilaksanakan di kampus IPDN Jatinangor.

“Tes fisik atau tes kesehatan yang diikuti calon pelamar meliputi lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle run. Tes lari dilakukan selama 12 menit bagi pria dengan minimal jarak tempuh 1200 meter. Untuk wanita lari lebih lama 2 menit yakni 14 menit dengan minimal jarak tempuh 1200 meter,” tulis pengumuman itu.

Selain itu, ada tes push up, Laki-Laki sebanyak 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk wanita antara 30 sampai 35 dengan waktunya sekitar 1 menit. Kemudian situp untuk Laki-Laki 35-40 kali, standar untuk wanita 30 kali dengan waktu 1 menit dan sejumlah tes fisik lainya. (lan/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here