Sebabkan Banjir Lumpur, Pembangunan Pabrik di Cijolang Harus Dihentikan

319
LANGGAR PERDA: Warga Cijolang sempat menolak pembangunan pabrik sepatu di desanya, beberapa waktu lalu. (DOK RADAR GARUT)

Komisi II DPRD Garut Nilai ada Pelangaran Perda

GARUT – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Garut, Dudeh Ruhiyat meminta Pemerintah Kabupaten Garut, untuk memberhentikan pembangunan pendirian pabrik sepatu di Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan.

Hal tersebut disebabkan setelah terjadinya banjir lumpur yang melanda pemukiman warga yang berada di Desa Cijolang.

“DPRD sudah mengeluarkan nota pimpinan terhadap Pemkab Garut, agar segala bentuk kegiatan yang menyangkut pendirian pabrik di Desa Cijolang untuk dihentikan. Yang mana dalam prosesnya sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) RTRW No 29 tahun 2010,” kata Dudeh, Senin (4/3).

Pihaknya mengaku, sudah menerima laporan dari Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Garut, terkait terjadinya kerusakan lingkungan di Desa Cijolang tersebut.

“Rencananya kita akan langsung meninjau ke lokasi bersama Satpol PP Garut, untuk menghentikan pembangunan pabrik sampai revisi Perda RTRW keluar. Nanti waktunya akan ditentukan,” kata Dudeh.

Dudeh pun mempertanyakan dasar hukum dalam penerbitan perizinan oleh DPMPT Kabupaten Garut terkait pembangunan pabrik tersebut.

“Kalau izin lingkungan sudah keluar, rekomendasi dari PUPR seperti rekomendasi tata ruang, rekomendasi irigasi tekhnis dasar hukumnya apa? Kalau dasar hukumnya Perda RTRW No 29 tahun 2019 jelas sudah meyalahi aturan,” pungkasnya. (erf) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here