Rusak Berat, Jalan Dunguscili–Haurseah Licin dan Berlumpur

388
HATI-HATI LICIN: Jalan Dunguscili- Haurseah Banyuresmi betulan Cangkuang kondisinya rusak berat. (PEPEN APENDI/RADAR GARUT)

GARUT – Infrastruktur Jalan Dunguscili–Haurseah, Kecamatan Banyuresmi yang menghubungkan Kecamatan Banyuresmi dengan Kecamatan Wanaraja, saat ini kondisinya rusak berat di beberapa titik. Kondisi ruas jalan kabupaten itu, selain berlubang dan berlumpur jiga banyak yang berubah menjadi kubangan air.

Pengendara yang menggunakan jalur Jalan Dunguscili–Haurseah, banyak yang mengeluh. Betapa tidak, begitu memasuki jalan dari Persimpangan Dungsucili Banyuresmiruas jalan berlumpur dan licin. Kendaraan yang berpapasan harus rela berhenti karena khawatir terpeleset.

“Ruas Jalan Dunguscili–Haurseah yang kondisinya rusak berat terjadi di beberapa titik. Serataus meter dari Persimpangan Dunguscili, jalan berlumpur dan berlubang sekitar 20 meter. Disambung lagi di betulan Cangkuang, ruas jalan berubah jadi kubangan air. Di Haurseah dan di turunan Jembatan Cinunuk, ruas jalan hancur. Begitu pula di jembatan Cinunuk, jalan menjadi kubangan air,” kata para pengendara.

Jalan Dungsucili–Haurseah merupakan jalan pendukung menuju lokasi wisata ziarah ke Makam Rd Wangsa Muhammad (Panageran Papak) Cinunuk Kecamatan Wanaraja dari arah Banyuresmi. Dari arah Cinunuk, ruas jala itu pendukung wisata Situ Bagendit. Bagi pengendara yang enggan repot, banyak yang memilih jalan dari Cinunuk ke Wanaraja meski harus berputar.

Kades Cinunuk Kecamatan Wanaraja Ade Hermawan, Jum’at (1/3) membenarkan, Jalan Dunguscili – Haurseah sampai ke Jembatan Cinunuk kondisinya rusak berat. Ruas jalan itu, sering digunakan warga Cinunuk tujuan Banyuresmi dan sebaliknya. Namun kondisi jalan yang rusak berat itu, tak termasuk wilayah Desa Cinunuk. Namun dampaknnya dirasakan pengendara warga Cinunuk.(pap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here