RPP Cukup Selembar

103
Foto : Iwan tri wwahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim mendengarkan pertanyaan dari anggota dewan saat rapat kerja (Raker)dengan Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta (Kamis (12/12/2019).

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menyatakan, bakal menyederhanakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi cukup satu lembar saja. Kedepan, isi RPP menjadi hanya tiga komponen inti saja, namun mencakup unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pembelajaran.

Ketiga komponen tersebut adalah tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen atau penilaian pembelajaran. Menurut Nadiem, hal itu bisa menjadi jalan agar guru bisa lebih fokus membangun pendidikan karakter siswa.

“Penyederhanaan RPP ini diharapkan membuat guru lebih punya waktu membangun pendidikan karakter,” ujarnya, Kamis (12/12/2019), dikutif dari Fajar Indonesia Network (FIN/Grup Radar Garut)

Nadiem berpendapat, salah satu Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar” adalah soal penyederhanaan RPP. “Kita akan mengubahnya menjadi format yang jauh lebih sederhana, cukup satu halaman saja untuk RPP. Jadi yang tadinya ada belasan komponen sekarang kita buat tiga saja,” tuturnya.

Nadiem menegaskan, esensi dari RPP adalah proses refleksi. Guru menulis RPP untuk melihat kembali apakah target pembelajaran sudah tercapai atau belum.

“Dari situlah pembelajaran terjadi bukan dengan menulis 10 halaman sekadar buat administrasi,” ujarnya.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ikatan Guru Indonesia (IGI) mengapresiasi Kebijakan Pokok yang akan menyederhanakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sebab, selama ini beban administrasi yang ditimbulkan dari penyusunan RPP kerap dikeluhkan para guru.

“Selama ini RPP yang dibuat kawan-kawan guru harus 20 sampai 30 halaman, sesungguhnya sangat tidak efektif dalam pembelajaran. Guru-guru kita lebih sibuk dengan urusan administrasi daripada mengurusi siswa mereka,” kata Ramli.(der/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here