Revitalisasi Pasar Leles Masih Mangkrak, Pedagang Kesal

206
Pembangunan Pasar Leles yang mangkrak membuat para pedagang kesal karena tidak nyaman berjualan di pasar darurat. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Pedagang meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan pembangunan Pasar Leles. Hal tersebut seiring mangkraknya proses revitalisasi yang dilakukan pengembangan.

“Pasar darurat sudah kurang representatif, ketika hujan tiba, genangan air sering masuk ke pasar. Belum lagi pas jualan juga kurang kondusif, warga kurang nyaman ketika berkunjung ke pasar,” kata Amad, salah seorang warga Pasar Leles ketika diminati tanggapan soal pembangunan pasar Leles.

Hal senada diungkapkan Uham, salah seorang warga lainnya mengungkapkan, pembangunan Pasar Leles dinilai sangat lamban. Pasalnya, hampir menjelang bulan puasa dan idul fitri, progres pembangunan pasar nampak tak berjalan.

“Ini mau puasa bagaimana pembangunan pasar seperti tidak diteruskan begini? Seharusnya pemerintah melihat waktu, sebentar lagi mau lebaran waktu marema bagi pedagang, ini malah belum selesai juga,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku kesal atas mangkraknya pembangunan Pasar Leles. Dirinya menuding, pemborong  tidak profesional menjadi sebab mangkraknya upaya revitalisasi.

“Pasar Leles ini waktunya kan sudah habis. Kan ada enam puluh pekerjaan dulu sampai konstruksi atas, dilanjutkan yang kedua tahun ini. Diperkirakan tadinya saya ingin selesai bulan Mei (2019,red, lebaran bisa masuk. Ternyata Pasar Leles ini ada keterlambatan, sampai sekarang enam puluh hari keterlambatannya. Seharusnya sekarang sudah ini, sudah sampai konstruksi kedua, itu lantai dan lain sebagainya,” kata Rudy beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Dirinya sangat kecewa terhadap pemborong Pasar Leles. Pemenang tender justru mensubkontrak ke pihak lain tanpa ada pemberitahuan kepada Pemkab Garut.

Menurutnya, pengembangan Pasar Leles sebelumnya sudah mendapat perpanjangan pengerjaan selama 50 hari, itu pun sudah habis dan tetap saja mangkrak.

Untuk kelanjutan Pasar Leles, pihaknya berencana melakukan lelang untuk pengerjaan tahap dua. “Tahap kedua lelang lagi, yang sekarang ini kita konsultasi dengan BPK dan LKPP,” tandasnya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here