Reaktivasi KA Garut-Cikajang Mulai 2021

167
Bekas jalur kereta api Garut-Cikajang yang sudah tertutup coran dan dijadikan jalan umum oleh warga. (FERI CITRA BURAMA/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Rencana reaktivasi kereta api jalur Garut-Cikajang akan mulai dijalankan pada tahun 2021 mendatang oleh PT KAI. Ini sebagai lanjutan dari reaktivasi yang sudah dijalankan saat ini dari Cibatu-Garut.

Kepala Dinas Perhubungan Garut, Suherman, menegaskan rencana PT KAI itu berdasarkan rapat koordinasi antara jajaran PT KAI bersama Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Untuk Garut Cikajang itu direncanakan di tahun 2021 (mulai dijalankan) sebagai upaya dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang berada di selatan terutama hasil bumi dan lainnya,” kata Suherman, Senin (13/05).

Dengan demikian, direncanakan untuk jalur Garut-Cikajang akan mulai beroperasi antara tahun 2022 atau 2023. Dan di Cikajang itu rencananya nanti akan dibuat terminal provinsi yang berkaitan dengan transportasi agrobisnis.

Bahkan tidak menutup kemungkinan kata Suherman, ke depan, untuk jalur Cikajang akan diteruskan pembangunan jalur kereta api hingga Garut selatan. Hal itu untuk merespon dan mensuport pembangunan ekonomi di Garut selatan.

“Tidak menutup kemungkinan kalau prospeknya bagus tembus ke Garut selatan. Itu kan sesuai dengan perkembangan Garut selatan agar selatan tidak tertinggal. Karena Jawa Barat sekarang kan larinya (pembangunan) ke selatan, termasuk bangun jalan, pelabuhan agar terbentang,” katanya.

Sementara untuk jalur Cibatu-Garut yang tengah berjalan saat ini direncanakan akan tuntas hingga Desember 2019. dan diproyeksikan akan mulai beroperasi pada tahun 2020.

“Sesuai dengan sepengetahuan yang pernah disampaikan pada rapat koordinasi antara jajarna PT KAI bersama kabupaten/kota yang mendapatkan reaktivasi ada 5 kabupaten/kota. Yaitu Cimahi, Bandung, Pangandaran, Sumedang dan Garut. Ternyata Garut mendapatkan prioritas utama. dan alhamdulillah Garut itu dari mulai Cibatu sampai dengan terminal Garut yang jumlahnya 9,7 kilometer itu diprioritaskan dari januari 2019 sampai insyaa allah berakhir di desember 2019. di awal 2020 awal beroperasi,” katanya. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here