Pungli e-KTP, Dua Pegawai Honorer Kena OTT

155

RadarPriangan.com, CIAMIS –  Dua pegawai honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ciamis, berhasil diamankan tim Satgas Saber Pungli Polda Jawa Barat yang bekerjasama dengan Polres Ciamis, Kamis (16/5/2019). 

Kedua Pegawai honorer tersebut berinisial, M dan S, yang diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) pengurusan e-KTP untuk persyaratan paspor haji. 

Kasat Rekrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK membenarkan, adanya dua pegawai honorer Disdukcapil Ciamis yang diamankan. 

“Mengenai namanya masih di rahasiakan, begitu juga mengenai dugaan pungli uangnya berapa-berapanya lagi dihitung dulu. Namun secara kronologisnya saja, bahwa Tim Saber Pungli Polda Jabar yang akan melakukan OTT jajaran Reskrim Polres Ciamis dipanggil dan bareng-bareng melakukan penangkapan,” ujarnya. 


Hendra menerangkan, untuk saat ini kedua orang tersebut sedang diklarifikasi dahulu oleh Polda Jabar. Namun hasilnya nanti akan diserahkan ke Polres Ciamis.

“Modusnya itu dimana ada orang yang akan naik haji yang KTP-nya hilang, karena mau bikin paspor haji, lalu mereka bikin ulang lagi. Karena bikin ulang, jadi ada tambahan uang Rp100 ribu satu KTP-nya,” jelasnya.


Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ciamis Agus Ali Akbar SH membenarkan ada pegawai honorer Disdukcapil yang diamankan Tim Saber Pungli Polda Jabar dan Polres Ciamis, terkait dugaan pungli pembuatan e-KTP. 

“Iya, itu pegawai honorer. Saat ini kasusnya sedang di tindaklanjuti oleh tim saber pungli baik itu Polda Jabar maupun Polres Ciamis,” ujarnya.


Dengan adanya kejadian ini, Agus berpesan kepada seluruh pegawai Disdukcapil Ciamis, agar menjadi perhatian khusus. Jangan coba-coba melakukan praktek pungutan liar (Pungli), karena pelayanan di Disdukcapil semuanya gratis.

“Untuk masyarakat Kabupaten Ciamis khususnya, yang ingin membuat e-KTP atau berkas lainya, di Disdukcapil itu semuanya gratis, jadi kalau ada pegawai yang menyarankan harus ada imbalan, langsung saja lapor ke pihak yang berwajib untuk di tindak tegas,” jelasnya.

OTT yang dilakukan Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat bersama Polres Ciamis terhadap dua pegawai honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ciamis, menjadi sorotan banyak pihak, terutama mantan sekertaris umum HMI Cabang Ciamis Sholihin Susanto. 

Sholihin memandang, adanya OTT yang terjadi di Disdukcapil Kabupaten Ciamis ini, merupakan tindakan yang positif dan perlu diapresiasi oleh masyarakat Kabupaten Ciamis. Pasalnya, rumor adanya pungli di Disdukcapil Ciamis ini memang sudah ramai di perbincangkan beberapa bulan ke belakang.

“Rumor adanya pungli memang sudah lama di jadi sorotan masayarakat, bahkan adanya laporan dari masyarakat bahwa pelayanan jadi bersifat diskriminatif jika ada masyarakat yang membuat administrasi kependudukan (e-KTP dan KK), dengan penyerahan sejumlah uang akan dilayani dengan cepat, tapi kalau tidak memberi uang pelayanan akan ditunda, dengan alasan tidak ada blanko,” kata Sholihin saat dihubungi melalui sambungan seluler.

Sholihin mengatakan, kalau ternyata sekarang ada ott di disdukcapil berarti  peran Satgas Saber Pungli berfungsi sesuai tugas dan fungsinya. Sedikitnya banyak keresahan masyarakat terhadap praktek pungli bisa terjawab, meskipun pungli masih marak dilakukan oleh oknum-oknum di lingkungan Pemerintahan atau non Pemerintahan.

“Dibentuknya Satgas Saber Pungli di setiap tingkatan merupakan solusi kongkrit untuk melawan dan memberantas maraknya praktek pungli,   kita juga berharap lembaga anti pungli tersebut  mampu  bekerja secara profesional,” katanya.

Dia berpesan, OTT terhadap oknum pegawai honorer di Disdukcapil Kabupaten Ciamis harus menjadi pelajaran berharga bagi dinas lain di Kabupaten Ciamis yang tupoksinya sebagai pelayanan langsung.

“Saya meminta kepada Tim Saber pungli untuk serius menangani kasus pungli tersebut dan benar-benar mengawal proses hukumnya, sudah cukup kasus pungli yang terjadi beberapa tahun kebelakang di lingkungan Dishub ciamis dan ATR/ BPN Kanwil Ciamis, yang sampai hari ini  kita tidak mengetahui proses hukum dan hasilnya,  saya yakini satgas saber pungli akan bekerja secara profesional dan konsisten menangani kasus ini,” pungkasnya. (mg2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here