Presiden Iran Sesalkan Penembakan Rudal ke Pesawat Ukraina

33

TEHERAN – Iran akhirnya mengaku menembak jatuh pesawat Boeing 737 milik Ukraina International Airlines, hingga menewaskan 176 penumpang di pinggiran Teheran setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini.

Militer Iran dalam sebuah pernyataannya pada Sabtu (11/01/2020), yang dilansir AFP menyebutkan, Penembakan itu dilakukan secara tidak sengaja.

Presiden Iran Hassan Rouhani menyesalkan insiden tersebut. Pesawat dengan nomor penerbangan PS752 itu ditembak jatuh hingga menewaskan 176 penumpang termasuk pilot dan awak kabin.

Dalam pernyataan resminya, Rouhani menyebutkan, insiden itu sebagai satu kesalahan yang tak dimaafkan. Ia menyampaikan belasungkawa penyesalan mendalam dan berjanji akan memberikan kompensasi kepada para korban.

“Republik Islam Iran sangat menyesal dengan kesalahan yang mengerikan ini dan saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga korban. Iran memerintahkan semua institusi terkait untuk memberikan kompensasi dan penghiburan kepada keluarga yang berduka,” tulis Rouhani dikutip dari akun twitternya, Sabtu (11/01/2020).

“Saya juga menyampaikan duka terdalam dan simpati dari pemerintah Iran kepada bangsa, pemerintah, serta keluarga korban-korban yang tidak berasal dari Iran,” sambung dia.

Rouhani menyebut insiden “menyakitkan” ini tidak boleh diabaikan dan pihaknya siap untuk melakukan penyelidikan lanjutan.

“Untuk mengidentifikasi akar penyebab tragedi ini dan menuntut pihak yang bertanggung-jawab atas kesalahan tak termaafkan ini, dan memberitahukan hasilnya pada rakyat Iran dan juga keluarga korban,” kata Rouhani.(fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here