Preman Senior Nangis Saat Ditangkap Polisi, Ternyata ini Alasannya

31

GARUT – HS (45) pria yang dikenal preman senior di Kabupaten Garut, menangis tersedu-sedu saat ditangkap polisi.

HS ditangkap karena kedapatan memalak sopir angkot bersama tiga rekannya yang masih muda, RR, O, dan P sambil mabuk.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyebut, bahwa penangkapan HS bersama tiga rekannya bermula saat pihaknya melakukan patroli di kawasan perkotaan.

Saat melintasi jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, timnya menemukan sekelompok orang yang sedang mabuk diduga sedang memalak sopir angkot.

“Melihat aksi tersebut kita langsung turun dan menangkap mereka yang sedang memalak sopir angkot. Ada beberapa orang lain lagi yang tidak kita tangkap karena langsung lari begitu tahu kita akan menangkap,” ujarnya, Minggu (05/01/2020).

Di tempat penangkapan para preman, kata Maradona, pihaknya mengamankan barang bukti berupa uang hasil memalak para sopir angkot.

“Modusnya ini mereka menjual permen kepada sopir. Tapi jualnya ini maksa,” katanya.

Selain mengamankan uang, Maradona menyebut bahwa pihaknya juga menemukan sejumlah botol alkohol 70 persen di lokasi penangkapan.

Keempat orang yang diamankan pihaknya pun memang diketahui mabuk usai meminum alkohol yang dicampur minuman energi.

Keempat orang preman tersebut, lanjut Maradona, langsung digelandang ke Mapolsek Tarogong Kidul untuk diperiksa lebih lanjut.

Namun saat sampai di Mapolsek, HS diketahui langsung nangis tersedu-sedu. Anggota yang menangkap pun sempat kebingungan melihatnya karena saat ditanya malah meracau tidak jelas karena mabuk alkohol 70 persen.

Setelah bisa diinterograsi, ungkap Maradona, diketahui alasan HS menangis. Ia tengah galau karena saat ditinggal wanita ia malah ditangkap polisi untuk pertama kalinya.

“Pas kita tanya ngakunya begitu. Tapi yang jelas kita ini nangkepin mereka karena banyak masyarakat, khususnya sopir angkutan yang resah akibat keberadaan mereka,” tutupnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here