Polisi Sinyalkan Garap Amien Rais

97
Amien Rais

RadarPriangan.com, JAKARTA – Tiga tokoh pendukung Calon Presiden Prabowo Subianto kembali dilaporkan terkait dugaan makar. Tiga tokoh tersebut adalah Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, dan ustadz Bachtiar Nasir. Polisi pun menyebut sedang memproses laporan tersebut.

Tuduhan makar yang dialamatkan ke beberapa orang pendukung membuat Calon Presiden Prabowo Subianto geram. Dengan tegas dia mengatakan jangan gunakan istilah makar untuk menakut-nakuti.

Namun, aparat kepolisian tak mempermasalahkan ucapan yang dilontarkan Prabowo Subianto. Polri akan tetap melakukan pengusutan laporan yang masuk terkait dugaan-dugaan kriminalitas termasuk dugaan perbuatan makar.

“Kami akan menindaklajuti laporan atas dugaan makar yang dilaporkan masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (15/5).

Argo menyebut pihaknya memastikan akan melakukan penyelidikan terkait laporan dari seorang caleg PDIP Dewi Tanjung terhadap tokoh nasional Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, dan Ustadz Bachtiar Nasir terkait dugaan makar berdasarkan pernyataan ‘People Power’.

Meski demikian Argo belum bisa memastikan kapan rencana pemanggilan pemeriksaan terhadap tokoh-tokoh yang dilaporkan.

“Iya, kita sudah menerima laporan tersebut. Dan saat ini dalam analisa dan pengkajian terlebih dulu. Serta diselidiki. Intinya kita sedang pelajari laporan itu,” kata Argo.

Dijelaskan Argo, laporan diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2998/V/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 14 Mei 2019. Dalam laporan tertulis tiga nama terlapor, yakni Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, dan ustadz Bachtiar Nasir. Mereka dilaporkan atas dugaan makar terkait seruan ‘people power’.

Pembuat laporan tersebutt diketahui bernama Dewi Tanjung. Calon Legislatif dari PDI Perjuangan ini mengatakan laporannya seharusnya dilakukan bersamaan dengan Eggi sudjana. Namun saat itu pihaknya masih kekurangan alat bukti sehingga dilakukan saat ini.

Dalam memberikan laporan, Dewi membawa empat alat bukti berupa video orasi Amien, Rizieq, dan Bachtiar yang dinilai mengandung unsur makar.

“Orasinya Bapak Amien Rais di depan KPU tanggal 31 Maret waktu demo. Waktu itu saya sempat lihat makanya saya laporkan. Habib Rizieq waktu itu saya lihat di video yang beredar di WhatsApp group, dia menyerukan people power dan meminta Jokowi turun. Dan Bachtiar Nasir saya lihat di YouTube. Dia menyerukan revolusi-revolusi, berkali-kali,” jelas Dewi.

Dewi pun berharap, laporan yang dibuatnya itu bisa segera diproses hukum sama seperti kasus yang dilaporkan kepada Eggi Sudjana yang kini sedang berjalan.

“Ya, harapan yang sama. Saya berharap tiga-tiganya sampai ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, berempat dengan Eggi,” ujar Dewi.

Terakhir, dia mengaku masih menyimpan nama-nama selain Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir untuk dilaporkan atas sangkaan yang sama. Namun, Dewi belum mau membuka nama-nama tersebut.

Amien Rais sendiri kini tak menggunakan istilah People Power. Tapi menggantinya dengan Gerakan Kedaulatan Rakyat.

Salah satu alasannya karena penangkapan Eggi Sudjana karena bicara people power.
“Eggi Sudjana ditangkap polisi karena bicara people power. Kita tidak gunakan people power, tapi gerakan kedaulatan rakyat,” ujar Amien.(Mhf/gw/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here