Pohon Berusia Ratusan Tahun itu Tiba-tiba Tumbang

194
Polisi, TNI dibantu warga mengangkat pohon tumbang di Jalan Bratayuda, Senin (29/4). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

Telan Korban Jiwa, padahal Sudah Setahun lalu Warga Minta DLHKP agar Ditebang

RadarPriangan.com, GARUT – Seorang warga meninggal dunia dan dua lainnya luka pada Senin (29/4), usai tertimpa pohon randu di kawasan Jalan Bratayuda, Kampung Sumbersari, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota. Ketiga warga tersebut diketahui merupakan tukang ojek yang tengah mangkal di pangkalan ojek di sekitar lokasi kejadian.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.00. Pohon yang tumbang ada dua, awalnya pohon beringin lalu menimpa pohon randu yang ada di depannya dan menyebabkan pohon randu juga ikut tumbang,” kata Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo.

Pohon beringin dan randu yang tumbang sendiri berada di tempat pemakaman umum Panyirapan, pinggir jalan Bratayuda. Di pinggir jalan dan TPU tersebut juga, terdapat pangkalan ojek yang biasa digunakan untuk menunggu penumpang dan pom mini.

“Ketika pohon tumbang ini ada empat orang yang sedang berada di bawah pohon. 3 orang informasinya tukang ojek, dan 1 orang penjaga pom mini. Tiga orang tertimpa pohon dan yang satu selamat. 1 dari 3 orang tersebut meninggal dunia,” jelasnya.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menengok kondisi korban luka yang tertimpa tumbangnya pohon besar di Jl Bratayuda, Garut Kota, Senin (29/4), (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

Selain menyebabkan korban jiwa dan luka, lima kendaraan bermotor pun sempat tertimpa pohon tersebut sehibgga menyebabkan kerusakan. Yang tertimpa 4 kendaraan bermotor roda dua, dan satu angkutan perkotaan.

Selain itu juga, lanjut Uus, akibat pohon tumbang jaringan listrik dan telepon di sekitar lokasi mati karena kabelnya putus usai tertimpa pohon. Arus lalulintas pun sempat terhambat karena jalan tersebut merupakan akses utama kendaraan pribadi dan umum.

Tim evakuasi dari TNI, Polri, BPBD, Disdamkar, dibantu warga mengupayakan pengangkatan pohon yang lingkarnya mencapai 80 cm.

Kapolsek menyebut bahwa yang meninggal dalam peristiwa tersebut adalah tukang ojek yang diketahui bernama Enda, 41, warga Kampung Burujul, Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota. Selain Enda, dua warga lainnya Amas, 43, yang juga tukang ojek dan Abas, 59, yang berprofesi sebagai tukang kerupuk mengalami luka berat.

“Untuk korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka. Sedangkan yang mengalami luka berat saat ini tengah mendapatkan perawata  di RSUD dr Slamet Garut setelah sebelumnya dirawat di RS Guntur, Denkesyah 062 Tarumanagara,” katanya.

Dindin, 52, warga Kampung Sumbersari, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, menyebut bahwa pohon yang berada di sekitar makam sudah dimintakan warga kepada DLHKP Garut untuk ditebang sejak setahun lalu.

“Kami sudah berkali-kali mengirim surat ke DLHKP, namun hingga hari ini tumbang dan memakan korban jiwa dan luka tidak juga ditebang,” katanya kepada wartawan.

Permintaan penebangan pohon tersebut, dikatakan Dindin, bukan tanpa alasan. Karena usia pohon yang diperkirakan sudah ratusan tahun, kondisinya sudah keropos sehingga bisa kapan saja tumbang atau patah. Ia menyebut bahwa pada saat kejadian kondisi cuaca pun tidak sedang berhembus angin kecang atau pun hujan.

“Kondisinya memang sudah tua ya jadinya keropos,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here