Pertamina Antisipasi Kelangkaan LPG dan BBM Saat Lebaran

170

RadarPriangan.com, JAKARTA – Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan Lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menambah pasokan liqufied petroleum gas (LPG) atau gas minta bumi yang dicairkan sebesar 15 persen.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, konsumsi penggunaan LPG mengalami peningkatan. Karena itu, untuk mengantisipasi kelangkaan LPG, pertamina telah menyiapkan stok tambahan.

Pihak pertamina tidak mau ambil risiko, rata-rata peningkatan pasokan ketika Lebaran adalah sebesar 8 persen, namun untuk tahun ini Petamina meningkatkan pasokan menjadi 10-15 persen.

“Peningkatan stok LPG sebesar 15 persen adalah untuk antisipasi. Rata-rata tidak sampai segitu. Pengalaman (Lebaran yang sudah-sudah) peningkatan LPG itu paling banyak 6-8 persen,” kata Senior Vice President Marketing and Business Pertamina, Jumali di Jakarta, Senin (29/4).

Antisipasi lainnya, kata Jumali, Pertamina juga membetuk Satgas Agen dan pangkalan siaga yang akan beroperasi selama libur Idul Fitri 2019.

Untuk kebutuhan LPG, pihaknya memfokuskan di daerah-daerah tujuan mudik. Sebab berdasarkan catatan Pertamina, penggunaan LPG di pusat kota seperti Jakarta pada hari H Lebaran mengalami penurunan.

Sedangkan untuk bahan bakar minyak (BBM), Jumali memperkirakan konsumsi akan meningkat signifikan karena dipengaruhi peningkatan kendaraan mudik yang diprediksi naik hingga 13 persen oleh Kementerian Perhubungan.

“Supaya aman, kita siapkan lebih besar sehingga memang meningkat dari tahun lalu, dan itu sudah ter-cover,” ujar Jumali.

Menurut dia, dengan tersambungnya ruas tol Trans Jawa juga salah satu faktor memengaruhi peningkatan ketersediaan BBM.

“Konsekuensinya Pertamina harus sesuaikan pola supplynya dengan kondisi ini. Maka Pertamina akan melakukan fleksibilitas supply. Yakni, terminal BBM dari Merak ke Probolinggo akan cukup banyak,” kata Jumali.

Sementara Vice President Suplly Distribution, Faris Aizin mengatakan, Pertamina membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Sagas Rafi) 2019. Satgas ini bertugas untuk memantau dan mengamankan penyaluran LPG sejak H-30 dan H-15 untuk penyaluran BBM hingga H+15.

Kurang lebih sebanyak 13.500 pengemudi akan memantau dan mengamankan pasokan LPG selama Lebaran 2019.

“Kami pastikan awak mobil tangki dalam kondisi fit bekerja sehingga bisa maksimal,” kata Faris.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan pihak kepolisian demi mengamankan kelancaran distribusi BBM pada masyarakat. Mobil-mobil Satgas Rafi 2019 dapat diketahui oleh masyarakat dengan stiker khusus yang ditempel di mobil.

Faris memastikan, semua daerah di Indonesia termasuk daerah tetringgal, terdepan dan terluar (3T) tidak akan kesulitan mendapatkan BBM. Dijamin semua masyarakat akan mendapat BBM dengan cukup.

“Kita pastikan kami siap ke wilayah 3T. Kita didukung alat transportasi udara. Ya kita punya 7 sampai 9 angkutan udara itu di Kaltara dan Papua,” ucap Faris.

Musim mudik tahun ini, Pertamina menyiagakan 824 SPBU, 67 unit Kios kemasan Pertamax, 15 serambi Pertamax, 200 unit motor BBM kemasan, 26 unit mobil dispenser, dan 115 unit mobil sebagai Kantong BBM SPBU.(din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here