Pencuri di Ruang IGD RSUD dr Slamet Ditangkap

240
Pencuri di RSUD dr Slamet Garut digelandang ke Mapolsek

GARUT – Kepolisian Sektor Tarogong Kidul, Resor Garut, Selasa (10/12/2019) menangkap seorang pencuri spesialis lokasi RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr Slamet Garut saat hendak melarikan diri usai mencuri barang berharga miliki korban yang tengah menunggui pasien.

Pelaku yang diamankan berinisial HS (58), warga Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Alit Kadarusman melalui Panit Reskrimnya, Ipda Wahyono Aji menyebut bahwa HS diketahui mengambil gawai dan dompet milik korban atas nama Rian (26) warga Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

“Awalnya pelaku ini masuk ke area RSUD dr Slamet Garut lalu langsung masuk ke ruang rawat inap pasien IGD dan langsung mengambil barang milik korban. Saat itu korban yang diketahui tengah menunggui keluarganya sakit sedang tidur,” ujarnya.

Usai mengambil barang berharga, kata Aji, pelaku langsung meninggalkan ruangan dan berusaha melarikan diri.

Sebelum pelaku lari terlalu jauh, korban saat itu diberitahu oleh keluarga pasien lainnya yang melihat aksi pelaku bahwa barangnya telah dicuri. Ia pun langsung lari ke Polsek Tarogong Kidul yang lokasinya tidak jauh dari RSUD dr Slamet untuk melaporkan hal tersebut.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan mengejar pelaku HS. “Alhamdulillah pelaku ini bisa kita tangkap saat berupaya melarikan diri di depan tempat parkir RSUD dr Slamet. Korban juga membantu proses penangkapan ini,” katanya.

Pelaku HS, lanjut Aji, langsung digelandang ke Mapolsek Tarogong Kidul untuk diperiksa lebih lanjut. Di Mapolsek Tarogong Kidul, dalam pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya mengambil gawai dan dompet yang berisi surat-surat penting milik korban saat korban tengah tidur.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini mengaku bahwa ia kerap melakukan aksi pencurian di sekitaran RSUD dr Slamet. Pelaku mengaku kalau ia telah lebih dari 10 kali melakukan aksi pencuriannya di RSUD dr Slamet,” ungkapnya.

Aji menyebut bahwa selama ini memang pihaknya sering menerima laporan dari warga yang kehilangan barang berharga, baik saat membesuk atau menunggui pasien.

“Kalau yang hilang mulai dari barang seperti gawai sampai tas atau dompet yang berisi uang dan surat-surat penting,” katanya.

Untuk tersangka, lanjut Aji, dijerat pasal 362 KUHP. HS teramcam hukuman kurungan penjara maksimal 5 tahun. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here