Pemekaran Garut Selatan, Bupati Masih Khawatir PAD yang Kecil

79
POTENSI: Pantai merupakan salah satu potensi wisata dan ekonomi yang dimiliki Garut Selatan.

RadarPriangan.com, GARUT – Meski mendorong pemekaran Garut Selatan (Garsel), Pemkab Garut masih mengkhawatirkan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih kecil. Pemkab pun akan berupaya untuk peningkatan PAD di Garsel.

“Nanti kan ada kajian lagi. Kalau hasilnya bagus, ya kami akan mendukung. Cuma khawatir hasil kajiannya PAD tak memadai,” ucap Bupati Garut, Rudy Gunawan di SOR Ciateul, Kamis (11/7).

Menurut Rudy, potensi alam dari selatan Garut sangat besar. Sektor wisata bisa jadi penunjang pendapatan. Hanya saja hingga kini, sektor pariwisata belum bisa maksimal dalam memberikan pendapatan.

“Dari hotel yang ada di selatan itu hanya Rp 300 juta setahun. Masih perlu dioptimalkan lagi,” katanya.

Sedangkan pendapatan dari wisata pantai, lanjutnya, baru mencapai Rp400 juta per tahunnya. Kajian itu perlu dilakukan kembali agar bisa mengetahui potensi yang bisa digali di wilayah selatan.

Selain dari wisata, pendapatan paling besar yang dihasilkan berasal dari pajak bumi dan bangunan (PBB). Ia menyebut, dari PBB dana yang dikumpulkan sekitar Rp2 miliar sampai Rp3 miliar. 

“Kalau perkebunan kan itu ada ke pusat dulu. Ada dari PNBP (pendapatan negara bukan pajak), nantinya bagi hasil. Luncurannya ke DAU (dana alokasi khusus). Tiap tahun paling Rp2 miliar,” ujarnya.

Dari hasil kajian terakhir pads 2007, ada 16 kecamatan yang akan memisahkan diri. Pemekaran Garsel diharap bisa mendorong pembangunan di wilayah pantai selatan.

Apalagi selama ini, wilayah Garsel masih tertinggal dibanding wilayah kota atau utara.

Rudy menuturkan, Pemkab tak akan menghalangi keinginan pemekaran tersebut.

“Pemekaran itu tak akan langsung. Ada prosesnya. Apalagi sekarang kan namanya daerah persiapan. Selama tiga tahun, masih dibantu sama kabupaten induk. Bupatinya juga diisi sama pelaksana tugas,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here