Oknum Pejabat Korwil Disdik Pungli ke Guru CPNS Baru

107
ilustrasi : jpc

RadarPriangan.com, GARUT – Sejumlah guru baru yang lulus seleksi CPNS 2018 menjadi sasaran pungutan liar saat baru melakukan tugas di tempatnya. Aksi pungutan liar tersebut diduga dilajukan oleh oknum pejabat koordinator wilayah (Koorwil) padan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut.

“Kita menerima laporan guru-guru baru berstatus CPNS menjadi sasaran pungutan yang dilakukan oknum pejabat di tingkat Koorwil di salah satu kecamatan di Garut Selatan. Pungutan tersebut, sifatnya tidak resmi dan diluar kegiatan dinas,” kata Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut, Apar Rustam Alfalah, Senin (17/6).

Apar menyebut, untuk besar pungutan yang dilakukan oknum pejabat tersebut bisa mencapai Rp500 ribu per orang. Pungutan tersebut dilakukan oknum pejabat kepada seluruh guru yang baru lulus CPNS. Ia menduga pungutan tersebut liar karena kepentingannya bukan untuk dinas.

Ia menjelaskan bahwa pungutan yang dilakukan oknum pejabat Koorwil Disdik Garut dikemas sedemikian rupa dalam bentuk kegiatan.

“Di antaranya adalah untuk makan-makan pengurus dan staff Koorwil pada bulan Ramadan lalu,” ucapnya.

Terakhir, lanjut Apar, setelah lebaran ini para guru yang baru lulus CPNS pun dimintai uang Rp500 ribu. Menyikapi hal tersebut, SEGI langsung melakukan pendalaman untuk kepentingan apa uang dari para guru itu digunakan.

Dengan adanya hal tersebut, Apar mengaku akan segera melaporkan temuan pungutan liar tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Bupati Garut. Sebelum melaporkan, ia mengaku tengah melakukan pengumpulan barang bukti untuk menguatkan pelaporan.

“Tapi di luar itu saya mengingatkan kepada siapapun bahwa guru bukanlah sapo perah yang bisa menjadi sasaran segala bentuk pungutan liar. Selain itu saya meminta agar para guru berani buka suara jika dirinua menjadi sasaran kebijakan nakal oknum pejabat,” tegasnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here