Nikmati Baso Aci di Sini, sekaligus Beramal untuk Duafa Penghafal Alquran

269
Para penggemar baso aci asyik menikmati aneka kuliner di Pujapes Baso Asi, Jl Cimanuk, Jayaraga, Garut. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Banyaknya varian dan kreativitas dalam pengolahan baso aci membuat makanan khas sunda ini semakin digemari masyarakat dari berbagai kalangan, baik anak-anak, muda hingga orang dewasa.

Para penggemar Baso Aci yang ingin merasakan nikmatnya jajanan yang enak, terdapat wahana rekreasi yang inspiratif juga ramah anak, keluarga dan bernuansa Islami, bisa berkunjung ke Pusat Jajanan Pesta (Pujapes) Baso Aci telah hadir di Garut. Tepatnya di Jalan Cimanuk, Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.

Tempat kuliner yang dilengkapi berbagai sarana seperti mainan anak-anak, Mushola, areal parkir luas dan aman. Pujapes buka setiap hari selama 12 jam sejak pukul 10.00 – 22.00.

“Sangat banyak keutamaannya makan di sini, selain enak dan bernuansa Islami, mereka juga berarti telah ikut serta membiayai anak-anak duafa penghapal Alquran,” kata Ridwan Fakruddin, S.E.I mewakili Pimpinan Ponpes Yadul ‘Ulya kepada wartawan usai Launching Pusat Jalanan Pesta tersebut, Sabtu (20/7).

Menurutnya, keuntungan yang didapat dari sektor ekonomi kreatif ini diperuntukan memasok bea siswa anak-anak dhuafa yang selama ini tekun belajar hapalan Alquran di Pondok Pesantren Digital Modern Yadul ‘Ulya.

“Sangat banyak keutamaan ikut serta membiayai anak-anak dhuafa penghapal Alquran,” demikian antara lain imbuh Ridwan Fakruddin, S.E.I mewakili Pimpinan Ponpes Yadul ‘Ulya ketika ‘launching’ maupun peluncuran pusat jajanan tersebut, Sabtu (20/07-2019).

Pihaknya mengungkapkan, produk ekonomi kreatif dan halal ini diyakini bisa menunjang kualitas perkembangan industri pariwisata khususnya pada bidang kuliner di Kabupaten Garut.

Terdapat 23 anjungan, 13 anjungan di antaranya dikemas berjejer rapih pada pelataran halaman luar gedung masing-masing menyajikan ragam sajian kuliner, menjanjikan banyak pilihan konsumen yang enak dikonsumsi, sehat juga halal.

“Produk halal ekonomi kreatif ini, dipastikan bisa menunjang kualitas perkembangan industri pariwisata khususnya pada bidang kuliner di Kabupaten Garut,” ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Digital Modern Yadul ‘Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya, Tarogong Kidul, M. Angga Tirta.

Pihaknya berharap, industri halal kreatif ini bisa memenuhi kebutuhan kalangan wisatawan, tidak hanya dapat menikmati pesonanya panorama alam Garut, melainkan dapat sekaligus bersama mencari bahkan mendapatkan Ridha Allah SWT. (erf/rls) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here