Longsor di Talegong, Dua Rumah Rusak Berat

103
AMBRUK: Rumah di Datarakupa Talegong rusak akibat longsor yang terjadi Rabu (5/3). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Dua rumah yang berada di wilayah Kecamatan Talegong saat ini diketahui dalam kondisi rusak berat setelah diterjang longsor pada Rabu (6/3).

ongsor di wilayah Talegong terjadi beberapa saat setelah hujan deras dengan intensitas waktu yang cukup lama, sehingga menjadikan kondisi tanaLh di sekitarnya labil.

“Longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Talegong ini terjadi dua titik yang berbeda, namun desanya sama. Lokasi pertama di Kampung Datarkupa, sedangkan satu lokasi lainnya di Kampung Cipaku,” kata petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut, Imat, Kamis (7/3).

Imat mengatakan bahwa sebelum terjadi longsor di dua kampung tersebut, kedua wilayah diguyur hujan cukup deras sejak pagi hingga sore hari. Longsor pun terjadi di dua waktu yang berbeda.

“Di Datarkupa, longsor terjadi sekitar pukul 13.15, sedangkan di Cipaku sekitar pukul 16.00,” katanya.

Dalam peristiwa longsor tersebut, diungkapkan Imat, dua rumah mengalami rusak berat. Kedua rumah tersebut diketahui milik Oon, 38, yang tinggal di Kampung Datarkupa, dan Dadang, 32, yang rumahnya di Kampung Cipaku.

“Akibat longsor dan merusak dua rumah itu, kerugian mencapai Rp 55 juta,” ungkapnya.

Meski kedua rumah mengalami rusak berat, Imat memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun menurutnya kedua keluarga yang tinggal di dua rumah tersebut harus dievakuasi ke rumah keluarganya.

Oon sendiri, dikatakan Imat memiliki dua tanggungan keluarga sedangkan Dadang tiga orang. “Setelah BPBD menerima laporan, kita langsung menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek dan bersama Muspika juga warga membantu mengevakuasi para korban dan barang-barang yang masih bisa digunakan,” ungkapnya.

Dan dengan adanya kejadian ini, Imat pun mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaaan. “Selama musim hujan ini ancaman longsor semakin meningkat sehingga harus waspada ekstra,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here