Lapor Kecurangan Langsung ke KPU

165
Arief Budiman, ketua KPU

RadarPriangan.com, JAKARTA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuka pusat informasi masyarakat untuk penghitungan suara dan rekapitulasi hasil perolehan suara pada Pemilu 2019. Hal ini dimaksudakan untuk mengantisipasi beredarnya kabar di masyarakat yang tidak bisa diklarifikasi.

Ketua KPU, Arief Budiman menyebut, semua masyarakat berhak dan bebas datang ke ruangan tersebut untuk melaporkan temuan kecurangan atau temuan lainnya yang berhubungan dengan Pemilu.

“Silakan sampaikan ke kami, kami lakukan pengecekan apabila terjadi kesalahan input tentu kami perbaiki berdasarkan dokumen yang ada,” kata Arief di Gedung KPU, Menteng, di Jakarta, Sabtu (20/4).

Ruangan tersebut dibuka di halaman depan KPU. Ruangan cukup luas ini dibangun dari tenda tetapi tertutup. Di dalamnya juga tersedia beberapa monitor berbagai ukuran yang menunjukkan data hitung dari website situng KPU.

Menurut Arief ruangan pusat informasi ini pun akan dibuka hingga akhir masa rekapitulasi suara pada 22 Mei mendatang. Selain itu, Arief mengatakan, pihaknya tengah memilah segala hoaks yang banyak beredar dan mengklarifikasinya jika tergolong ringan.

“Atau karena itu cukup membahayakan, serius, berdampak massif, kami ambil sikap sampai dengan melaporkan hingga ke aparat penegak hukum,” tukasnya.

Arief menambahkan, informasi bohong atau hoax bertebaran di masyarakat perilah Pemilu 2019, seperti serangan server hingga proses perhitungan suara oleh KPU RI.

“Setiap hoax yang sampai ke kami, apapun itu, pasti kami klarifikasi. (Hoax) tentang server, proses atau apapun itu pasti kami klarifikasi,” tuturnya.

Arief Budiman melanjutkan, langkah tersebut ditempuh pihaknya agar masyarakat di seluruh Tanah Air mendapatkan informasi yang utuh dan valid. Ia juga mengimbau semua pihak untuk sabar menunggu proses perhitungan yang saat ini masih di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Abhan di tempat yang sama meminta agar semua pihak segera melaporkan kejanggalan di pemilu. Laporan itu bisa dilakukan dengan langsung datang ke pusat informasi atau melalui situs dan nomor WhatsApp yang sebelumnya telah diumumkan oleh pihak KPU.

“Kami juga berharap kalau ada masukan, koreksi atau pelanggaran, maka laporkan saja ke jajaran kami sehingga semua persoalan disalurkan ruang-ruang yang oleh undang-undang,” kata Abhan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan meminta agar masyarakat mengawasi proses rekapitulasi suara yang saat ini masih di tingkat Kecamatan. Pengawasan penting agar tidak ada kejadian salah input data ke KPU.

Awasi betul, jangan sampai kalau ada hal-hal yang tidak kita inginkan misalnya ada data salah, kemudian tanpa terkoreksi. Jadi kalau ada data yang salah input dan lain sebagainya direkap PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) itulah awal untuk melakukan koreksi, kata Abhan.

Selain itu, sambung Abhan, Bawaslu berharap kedua Paslon untuk menahan diri sambil menunggu proses tahapan demi tahapan penghitungan suara yang sedang berjalan.

Ya kita ikuti proses ini sampai pada tahapan jadwalnya. Malah yang penting adalah kita ikuti proses rekapitulasi dari kecamatan yang berlangsung kemarin, tandasnya. (khf/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here