KPU Garut belum Terima Surat Suara Pilpres

203
Ilustrasi: JPG

Kerahkan PPK-PPS, Sorlip tak Lagi Libatkan Warga

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Surat suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden masih belum diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut dari percetakan. KPU memperkirakan, surat suara baru akan diterima pada akhir bulan ini.

Ketua KPU Garut Junaidin Basri menuturkan, rencananya surat suara capres akan diterima pada pertengahan Maret. Namun terjadi pengunduran jadwal dari pihak percetakan.

“Alasannya kami juga kurang tahu. Percetakannya dari Kudus dan baru akan dikirim besok (hari ini),” ucap Junaidin saat dihubungi, Kamis (28/3).
Junaidin menyebut, surat suara tersebut akan tiba di Garut sekitar tanggal 29 atau 30 Maret. Sedangkan surat suara yang lain sudah diterima KPU sejak awal Maret. Proses penyortiran dan pelipatan (sorlio) surat suara capres pun baru akan dimulai pada awal April.

“Tanggal 2 April baru akan dimulai sortir dan lipatnya di Gudang Pasirmuncang. Tapi tidak akan memakai jasa dari warga lagi. Kami akan kerahkan PPK dan PPS untuk melakukan pelipatan,” kataya.

Untuk empat surat suara lain, lanjutnya, sudah selesai dikerjakan pada 23 Maret. Pihaknya optimistis, sortir dan pelipatan surat suara capres bisa selesai sebelum pendistribusian logistik.

“Nanti setiap PPK akan mengirimkan 10 orang. Jadi bisa cepat melakukan pelipatannya. SOP-nya tetap sama seperti sortir lipat kemarin. Identitasnya harus jelas dan ada surat tugas,” ujarnya.

Garut menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang lambat menerima logistik Pemilu. Padahal jumlah pemilih di Garut cukup besar yakni sebanyak 1.895.560.

Keterlambatan itu sempat dikritik Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Potensi kekurangan logistik dikhawatirkan terjadi karena surat suara yang belum datang.

“Masih ada cukup waktu untuk pelipatan sampai ke hari pendistribusian. Maksimal kan H-1 sebelum pemungutan sudah ada di lokasi,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here