Kolak dan Sop Buah Jadi Perekat Silaturahmi

83
Wartawan yang bisa meliput acara Kepresidenan berbuka puasa bersama dengan Jokowi di Istana Negara, Rabu (15/5). (FIN)

Sekelumit Acara Buka Bersama Jokowi dan Wartawan Kepresidenan

RadarPriangan.com, JAKARTA – Politik Indonesia memang lucu, terutama saat Pemilihan Presiden. Itu terjadi pada Selasa (15/5) petang. Di saat kubu 02 Prabowo-Sandi mempersoalkan kecurangan hasil Pilpres 2019, Joko Widodo malah asyik berbuka bersama dengan para wartawan. Canda tawa mengalun menjadi satu.

Waktu telah menunjukkan pukul 17.00, masih ada 45 menit lagi bedug Maghrib. Sekitar 50 orang duduk bersama di atas karpet. Di tengah kumpulan itu, mereka yang datang lengkap dengan pakaian batik coklat khas kenegaraan. Hari itu, Ruangan VIP Restoran DCost VIP di bilangan Abdul Muis, Jakarta diubah tanpa kursi. Semua yang hadir duduk tak terkecuali presiden sekalipun. Sesekali gelak tawa mengalun dalam ruangan ukuran Deluxe tersebut.

Sajian buka puasa baru saja tersaji. Ada kolak, sop buah dan aneka penganan berjejer menunggu untuk disantap. Tak ada makanan istimewa, semua khas panganan berbuka puasa yang biasa dijual di pinggir jaaln. Sementara, para pelayan restoran masih menunggu diluar. Mereka terlihat keki dan sibuk mengetahui tamu yang datang adalah presiden bersama awak media.

Ini merupakan hari kesembilan di bulan Ramadan 1440 H. Mereka yang diundang merupakan para wartawan yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan. Siapapun mereka, baik Muslim dan Non Muslim berbaur menjadi satu. Tak ada sekat dan batas.

Sekitar pukul 17.10, Jokowi tiba di lokasi.Assalamualaikum, sapa Presiden begitu memasuki restoran. Kepala Negara kemudian berjalan menghampiri para jurnalis dan menyalami beberapa di antaranya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi bincang-bincang antara para jurnalis dengan Kepala Negara. Dipandu Farhan sebagai pembawa acara, sesi dialog itu pun berlangsung dengan hangat dan penuh tawa.

Di hadapan Kepala Negara, para jurnalis pun berbagi cerita. Mulai dari suka duka saat meliput kegiatan Presiden, hingga curhat mengenai hal-hal lainnya seperti hubungan asmara yang terjalin di antara para awak media.

Sesaat sebelum azan Magrib berkumandang, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh M Umar Fadloli, jurnalis Koran Jakarta. Setelahnya, azan Magrib dikumandangkan oleh Ahmad Faiz Ibnu Sani, jurnalis Tempo. Srrruuppptt bunyi kolak dan sop buah tuntas disantap. “Alhamdulillah, ayo disantap,” ujar Jokowi.

Presiden pun berbuka puasa dengan menyantap takjil. Setelah itu, Kepala Negara menunaikan salat Magrib berjamaah yang dipimpin oleh imam Faizal Solehuddin, jurnalis Jak TV.

Di sela menyantap penganan berbuka, Presiden Jokowi mengaku merasa sangat senang, selain buka puasa bersama juga bisa berada di suasana yang berisi canda dan tawa. “Kadang-kadang kita kalau di Istana itu terlalu mengurusi hal-hal yang sangat serius,” ujarnya.

Kira-kira 30 menit usai salat magrib, jadwal makan malam dimulai. Di sela acara, Presiden pun mengucapkan terima kasih atas kerja keras para jurnalis dalam meliput dan memberitakan kegiatan kepresidenan maupun agenda penting lainnya.

Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu semuanya atas dukungannya selama ini, baik berita yang baik-baik, baik berita yang kritis konstruktif. “Ya apapun berita mengenai istana, mengenai menteri-menteri, mengenai saya karena dengan berita-berita itulah masyarakat bisa tahu kita ada di mana, apa yang kita kerjakan, kebijakan kita apa. Dan ya memang mengikuti saya itu capek, saya tahu,” ungkapnya.

Acara makan malam itu diiringi alunan lagu dan musik dari Frisca Clarissa, jurnalis Kompas TV, dan teman-temannya. Adapun menu yang disantap Presiden kali ini antara lain ikan gurami bumbu rujak, ayam goreng, tumis-tumisan, hingga sup buntut.

Usai santap malam, para jurnalis pun berkesempatan untuk berfoto bersama dengan Presiden. Saat acara selesai, tak ubahnya seperti warga yang hadir dalam acara Presiden atau pengunjung mal, wartawan pun minta berswafoto. Sambil berjalan menuju mobilnya, Presiden pun melayani permintaan swafoto para pewarta ini.

Turut mendampingi Presiden dalam buka puasa bersama ini yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi. (*/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here