Kementan Gelontor Rp1,3 Miliar untuk Dukung Agropolitan Banjar

94
DIBANTU 1,3 MILIAR: Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih (tengah) bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian RI, Dr. Ir. Momon Rusmono, Dirjen Perkebunan, Ir. Kasdi Subayono, di Banjar, Jumat (29/3). (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)

RADARPRIANGAN.COM, BANJAR – Dalam rangka apresiasi dan sinkronisasi program kegiatan pertanian 2019 di Kota Banjar, Pemerintah Kota Banjar mengundang ribuan para kelompok tani, untuk menyambut perwakilan dari Kementerian, di Lapang Taman Bhakti Kota Banjar, Jumat (29/03/2019).

Kegiatan tersebut menbawa tema, petani maju dan sejahtera menuju Kota Banjar Agropolitan.

Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih menyampaikan harapannya untuk menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan program atau kegiatan pertanian, untuk lebih meningkatkan produksi semaksimal mungkin, sehingga mendukung dalam ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi para petani itu sendiri.

“Pembangunan pertanian di Kota Banjar dilaksanakan dalam rangka mendukung visi misi Pemerintahan Kota Banjar. Salah satunya pembangunan pertanian meliputi berbagai kegiatan sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, yang tersebar diseluruh Desa atau Kelurahanan dalam 4 Kecamatan,” ucap Ade Uu.

Lebih lanjut Ade Uu menjelaskan jika keberhasilan petani di Kota Banjar sendiri adalah produksi padi yang surplus.

“Apabila dikonversi ke dalam beras, surplus 3 bulan atau 7.600 ton, dari stok beras 28.000 ton dan dikonsumsi 21 ton,” tuturnya.

Senyum bahagia dirasakan para kelompok tani yang ikut dalam kegiatan tersebut, di mana Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian RI, Dr. Ir. Momon Rusmono, usai sambutan membagi-bagikan cendramata bagi para kelompok tani, KWT, santri millenial dan juga para penyuluh pertanian lapangan secara langsung, dengan membagikan 2 ekor domba, puluhan ayam, Handphone serta voucher e-commerce.

Tidak hanya itu, di 2019 ini, para petani di Kota Banjar dikucuri bantuan dari Kementerian Pertanian sebesar Rp1,3 miliar.

“Pemberian bantuan senilai Rp1,3 miliar itu adalah 10 unit traktor, 5 unit cultivator, 5 unit pompa air, 10 unit handsprayer, 4.000 ekor ayam kampung, 50 ekor domba, 12.500 kg padi hibrida, 5 unit power threser, 1000 batang benih mangga, 6.000 batang benih kelapa, serta berbagai benih sayuran lainnya,” terangnya.

Kementerian Pertanian RI juga memberikan bantuan pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM), kepada 3 kelompok tani, yang masing-masing menerima senilai Rp60 juta.

“Kementan optimistis untuk terus meningkatkan kesejahteraan SDM pertanian melalui pemberdayaan petani dan santri tani millenial. Pendampingan pun dilakukan, baik dalam beternak ayam, domba hingga bercocok tanam tanaman sayur dan buah serta pemanfaatan alat mesin pertanian yang dapat mempermudah proses produksi,” jelas Momon Rusmono. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here