Kemendikbud Siapkan Dana Diklat SMK

97

GARUT – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) siapkan dana pendidikan dan latihan (diklat) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bantuan sebesar Rp630 juta untuk masing-masing Sekolah itu digunakan untuk peningkatan kemampuan potensi siswa agar siap menghadapi dunia kerja.

“Kita berikan bantuan untuk SMK Rp630 juta,” kata Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (P4TK BMTI) Kemendikbud, Marthen K Patiung saat menghadiri Open House dan Pameran Teknologi di SMKN 2 Kabupaten Garut, Jawa Barat, kemarin (5/12).

Menurutnya, bantuan dana diklat dari Kemendikbud melalui P4TK BMTI baru direalisasikan di Jawa Barat, yakni SMKN 2 di Garut, Karawang, Cirebon dan SMKN di Kabupaten Kuningan. Secara bertahap, SMK lain pun dipastikan akan mendapatkan jumlah yang sama. “Pasti semua dapat bantuan dari BMTI,” katanya.

Patiung menjelaskan, dana tersebut untuk membantu sekolah dalam kegiatan pelatihan praktik seperti di bengkel otomotif atau praktik lainnya.

Ia mengingatkan, dana itu tidak bisa digunakan untuk membeli peralatan praktik seperti mesin, melainkan untuk hal seperti mengganti kabel atau komponen dalam alat praktik.

“Uang itu untuk digunakan misalkan ada sekering yang rusak, oh ada kabelnya yang rusak, tidak boleh untuk beli alat,” katanya.

Pihaknya berharap, para tenaga pendidik di SMKN mampu menyiapkan anak didiknya yang memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan industri kerja.

Katanya, SMK harus bisa menyesuaikan dengan tuntutan industri, dan menyiapkan kurikulum yang disesuaikan dengan kompetisi dunia kerja.

“(Tuntutan industri, red) Garut tentunya berbeda dengan industri di Karawang, untuk itu sekolah harus menyiapkan (kurikulum, red) apa yang dibutuhkan dunia kerja,” katanya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here