Kemarau Potensi Kebakaran Meningkat

31
Kebakaran yang terjadi di Paminggir, Garut Kota. (Dok. RADAR GARUT)

49 Insiden Terjadi dalam Enam Bulan

RadarPriangan.com, GARUT – Dalam kurun waktu enam bulan terakhir di tahun 2019, jumlah kebakaran di Kabupaten Garut mencapai 49 kejadian. Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) meminta masyarakat untuk lebih waspasa terhadap potensi kebakaran, terutama ketika memasuki musim kemarau ini.

Kepala Disdamkar Garut Aji Sukarmadji mengatakan, setiap pergantian musim dari musim hujan ke musim kemarau potensi kebakaran selalu meningkat. Terutama di daerah padat penduduk.

“Seperti kemarin di Kelurahan Paminggir itu kan di permukiman padat penduduk. Masih bisa cepat diatasi sebelum menyebar ke rumah lainnya,” kata Aji di Kantor Disdamkar, Jalan Merdeka, akhir pekan.

Sampai pertengahan 2019, sudah terjadi 49 kasus kebakaran di Garut. Tetapi jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebanyak 60 kasus kebakaran pada semester yang sama.

“Kerugian dari puluhan kebakaran itu mencapai puluhan miliar rupiah,” katanya.

Rata-rata peristiwa kebakaran diakibatkan oleh hubungan arus pendek listrik. Selain itu penyebabnya berasal dari regulator gas elpiji dan tungku api.

“Kejadian terakhir kemarin itu juga karena arus pendek. Kami juga terus imbau masyarakat agar masalah listrik ini diperhatikan,” ucapnya.

Pihannya pun telah membentuk satuan sukarela kebakaran (satlakar) untuk membantu pemadaman. Satlakar telah diberi pelatihan untuk bisa membantu masyarakat.

“Jika terjadi kebakaran maka bisa cepat lapor dan melakukan penindakan dasar,” katanya.

Lanjutnya, Petugas Disdamkar bersiaga 24 jam dan langsung melakukan penindakan jika terjadi kebakaran. Mengacu pada ketepatan waktu dalam penindakan, dengan rasio jarak tempuh 7,5 kilometer harus bisa bertindak dalam waktu 15 menit. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here