Kebiasaan Buruk Masyarakat ini yang sebabkan Banjir Datang

111
PENYEBAB BANJIR: Pembersihan saluran air oleh Kodim 0611/Garut. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

Sering Buang Sampah Sembarangan ke Saluran Air

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Azis menyebut bahwa banjir yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Garut bukan hanya karena daerah resapannya yang berkurang. Hal lainnya yang menjadi pemicu adalah kebiasaan buruk masyarakat dalam membuang sampah.

“Dari kejadian banjir yang terjadi di Cisurupan saja, itu di saluran air banyak banget sampahnya sehingga menyumbat dan memicu banjir. Setelah salurannya dibersihkan dari sampah, airnya kemudian surut lagi. Ini artinya masyarakat juga ikut berkontribusi dalam terjadinya banjir,” kata Dandim, Minggu (3/3).

Kondisi tersebut pun, disebut Dandim terjadi di beberapa wilayah lainnya yang sempat terjadi banjir, termasuk di kawasan perkotaan. Dengan kondisi tersebut, ia pun mengajak agar masyarakat membiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak kembali terjadi banjir yang merugikan banyak pihak.

Jika hal tidak baik tersebut masih terus dilakukan, maka menurut Dandim jangan menyalahkan siapapun saat banjir kembali terjadi.

“Sebelum menyalahkan orang lain, lebih baik baerkaca pada diri apakah kita suka membuang sampah sembarangan atau tidak ke saluran air,” katanya.

“Selama ini diantara kebiasaan masyarakat di kita itu kalau lihat aliran air yang besar sedikit saja seperti melihat potensi untuk membuang sampah sehingga hilang dengan cepat. Tidak sadar kalau aksi membuang sampahnya itu akan berdampak pada dirinya atau mungkin juga orang lain. Salah satunya ya banjir atau genangan air minimalnya,” jelasnya.

Untuk meminimalisasi terjadinya banjir, Dandim pun berharap muncul gerakan pembersihan saluran air dari masyarakat.

“Terlepas siapa yang membuang sampah ke saluran air, dampaknya ini bisa kepada banyak orang sehingga tentu butuh kepedulian dari semuanya. Kalau perlu saat mau melakukan pembesihan datang ke Koramil agar dibantu, pasti akan dibantu,” tegasnya.

Bahkan, kata Dandim, jika memungkinkan, setiap Desa, RT atar RW membuat aturan khusus tentang sampah kepada masyarakatnya.

“Dibuat peraturan misalkan kalau ketahuan ada warga yang membuang sampah sembarangan warganya didenda atau apa mungkin sehingga hal tersebut tidak dilakukan. Titik akhirnya bukan kepada denda atau hukumannya, nemun lebih kepada agar masyarakat mau hidup bersih yang salah satunya tidak membuang sampah sembarangan karena akan berdampak,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here