Kasus Kekerasan Anak di Garut Meningkat

229

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Garut sejak awal tahun 2018 hingga saat ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Peningkatan kasus kekerasan tersebut karena saat ini banyak warga yang mulai sadar untuk melapor kasus kekerasan sehingga kemudian memgalami peningkatan.

Kabid Perlindungan Anak Dinas PPKBPPPA Rahmat Wibawa, menyebut bahwa epanjang tahun 2018, tambahnya, ada 51 laporan terkait kasus kekerasan terhadap anak yang diterima Dinas PPKBPPPA. Dari jumlah itu, kasus pencabulan terhadap anak mendominasi dibandiny kejadian lainnya yany dialami oleh anak-anak.

“Warga yang melapor meningkat karena mereka sudah paham jika ada kasus kepada anak untuk segera lapor, kalau dulu kan lebih baik disembunyikan. Peningkatan laporan kasus kekerasan pada anak itu menandakan pemahaman masyarakat Garut terhadap hukum, keluarga ingin agar masalah tersebut bisa diselesaikan, jadi kalau dulu mereka tidak berani (laporan) karena asumsinya saat ada kasus dan melapor itu sebuah aib,” ujarnya, Selasa (27/11).

Jika melaporkan kasus kekerasan, kata Rahmat, Pemkab Garut sebetulnya bisa bertindak cepat sehingga korban kekerasan pun akan diberikan pendampingan, terutama dari sisi mental. Saat ini sendiri, dari kasus yang dilaporkan sekitar 70 persen mengadukan kasus pencabulan dan pelaku pencabulan pun banyak berasal dari lingkungan korban.

“Jika laporan kami tahu bagaimana harus melalukan pendampingannya dan masyarakat juga akan diberi pemahaman biar memahami kasusnya seperti apa. Untuk pelaku sendiri ada teman, kerabat, sampai orang tua yang melakukan pencabulannya. Korban juga sering ketakutan untuk melapor karena mendapat tekanan,” katanya.

Rahmat berharap masyarakat tak malu untuk melapor kasus yang dianggap tabu, seperti pelecehan, kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak.  “Kami menjamin kerahasiaan identitas korban. Harus diselesaikan sampai ke akarnya biar tidak ada korban selanjutnya dan tentunya pelaku pun harus mendapat efek jera,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here