Kasie Intel Korem Ajak Masyarakat Membiasakan Bersepeda

156

GARUT – Gaya hidup sehat harus dibiasakan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi cuaca yang saat ini ekstrim. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan, selain menjaga pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup, olahraga juga kegiatan yang sangat penting.

Untuk itulah kemudian, Kasie Intel Korem 062/Tarumanagara, Letkol Inf. Sandi Yuda Panoto, mengajak masyarakat untuk memasyarakatkan bersepeda.

Menurutnya banyak manfaat yang didapatkan ketika bersepeda menjadi kebiasaan sehari-hari. Mulai dari kesehatan jasmani hingga mengurangi dampak polusi udara yang selama ini sedang diperangi.

Sandi menyebut, bahwa saat ini masyarakat lebih cenderung menyukai penggunaan kendaraan bermotor dalam menjalankan kegiatan sehar-harinya.

Kondisi tersebut menurutnya berdampak pada sejumlah aspek, mulai dari sosial kemasyarakatan hingga dampak lainnya yang bersifat lokal, sehingga mempengaruhi berbagai sektor kehidupan.

“Coba saja bayangkan hampir setiap rumah memiliki kendaraan bermotor, minimalnya kendaraan bermotor roda dua, lebihnya ada yang memiliki kendaraan roda empat. Terjadi pergeseran nilai di sini. Seakan kendaraan bermotor sebagai kebutuhan, padahal dalam kehidupan itu yang dibutuhkan adalah kesehatan salah satunya,” ujarnya, Kamis (10/1/2019).

Dampak lainnya yang terjadi, munculnya kelompok-kelompok bermotor yang lebih mengarah pada tindakan kriminal, salah satunya geng hingga berandalan. Hal tersebut menurutnya terjadi akibat dari tidak diperhatikannya persoalan kendaraan bermotor.

Karena pola pikirnya masih menjadikan bermotor sebagai gaya hidup, bukan kebutuhan hidup.

“Bayangkan, kalau saja masyarakat kita ini lebih diarahkan pada penggunaan sepeda pada kesehariannya, maka hal yang terjadi akan sangat luar biasa. Polusi udara yang lebih minim, tingkat kemacetan juga saya yakin akan lebih berkurang, dan yang paling penting tentunya adalah tingkat kesehatan masyarakat yang lebih meningkat,” katanya.

Namun pada kenyataannya, perkembangan kendaraan bermotor di Kabupaten Garut dari hari ke hari semakin meningkat. Untuk kendaraan bermotor roda dua saja, di Kabupaten Garut setiap minggunya terjual lebih dari 200 unit dan untuk kendaraan bermotor roda empat setiap bulannya pun ratusan unit kendaraan.

“Hal ini artinya tingkat polusi udara dari hari ke hari semakin meningkat, bukan malah berkurang dan tentunya juga persoalan kemacetan malah akan bertambah. Jumlah itu kendaraan yang terjual dan terdata di Samsat Garut, belum lagi mereka yang membeli di luar Garut atau motor bekas, ditambah lagi wisatawan yang datang ke Garut,” ungkapnya.

Ia berharap agar masyarakat mulai membiasakan sepeda sebagai salah satu alat tranportasi utama dalam menjalakan kegiatannya sehari-hari.

“Hal yang sederhananya saja, pelajar-pelajar ini dilarang menggunakan motor dan kendaraan yang boleh digunakan itu hanya sepeda. Atau pilihannya diantarkan orang tua atau menggunakan angkutan umum, pasti beberapa persoalan bisa diminimalisasi,” ucapnya.

Dengan pelajar menggunakan sepeda ke sekolah, menurutnya akan tercipta pelajar yang sehat jasmani karena berolahraga dan rohani karena diberi materi ajar yang mumpuni. Dengan dua keuntungan tersebut, menurutnya juga akan tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas dan tidak dimanjakan dengan fasilitas yang instan. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here