Juku Eja Juara Piala Indonesia 2018/2019

67
Para pemain PSM Makassar mengangkat trofi Piala Indonesia 2019, di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (6/8/2019). PSM Makassar menjadi juara Piala Indonesia 2019 setelah mengalahkan Persija Jakarta pada laga final dengan skor 2-0. (IDHAM AMA/FAJAR)

RadarPriangan.com, MAKASSAR -PSM Makassar keluar sebagai juara Piala Indonesia musim 2018/19. Hasil itu diraih tim berjuluk Juku Eja itu usai mengalahkan Persija Jakarta di leg kedua babak final.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (6/8) kemarin, PSM berhasil membungkam tim berjuluk Macan Kemayoran itu dengan skor 2-0. Hasil itu sudah cukup mengantarkan PSM menjadi juara lantaran menang agregat 2-1.

Tim berjuluk Juku Eja itu tampil menekan sejak babak pertama berlangsung berhasil menciptakan keunggulan pada menit ketiga. Gol itu tercipta lewat tandukkan Aaron Evans yang memanfaatkan tendangan sudut Wiljam Pluim.

Setelah itu pertandingan semakin sengit. Kedua kesebelasan terlihat menampilkan permainan yang agresif dengan tempo cepat. Bahkan, beberapa kartu kuning sempat keluar dari kantong wasit Fariq Hitba.

Petaka bagi Persija pada menit ke-32. Di mana salah satu pemainnya, Sandi Sute tepaksa diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua. Kartu kuning itu sendiri diterima Sandi Sute usai ia melakukan pelanggaran keras terhadap Wiljam Pluim.

Unggul jumlah pemain itu, nampak langsung dimanfaatkan oleh PSM untuk bisa mengobrak-abrik pertahana Persija. Peluang demi peluang pun kerap didapat PSM. Sedangkan, Persija lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Meski beberapa kali, PSM kerap menggempur pertahanan Persija, namun belum ada satu pun peluang-peluang yang bisa diijadaikan untuk menggandakan kedudukan. Skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSM langsung berinisiatif menekan pertahanan Persija. Hasilnya, laga babak kedua baru berjalan lima menit, PSM berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0.

Kali ini Zulham Zamrun yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulannya usai memanfaatkan umpan silang melengkung dari Aaron Evans. Bola sempat menyentuh kiper Persija Andritany, sebelum akhirnya masuk ke dalam gawang.

Bagi Zulham, gol tersebut menjadikannya sebagai top scorer Piala Indonesia 2018 bersama Amido Balde (Persebaya Surabaya) dengan catatan 10 gol.

Unggul dua gol kepercayaan diri PSM semakin meningkat. Mereka lebih sering melancarkan serangan ke jantung pertahann Persija. Sedangkan Persija, lagi-lagi hanya memanfaatkan serangan balik.

Menit ke-71 Persija nyaris memperkecil kedudukan lewat sepakan Rohit Chand dari sisi kanan dekat tiang gawang. Sayangnya, sepakan hasil umpan Ramdani Lestaluhu masih bisa di blok pemain belakang PSM dan hanya menghasilkan sepakan pojok bagi Persija.

Nampaknya serangan itu, membuat Persija semakin bergairah untuk terus menekan pertahanan PSM. Beberapa kali, Persija yang hanya bermain dengan 10 pemain kerap merepotkan barisan pertahana PSM.

Bahkan, pada menit ke-85 Persija kembali mengancam gawang PSM lewat tandukkan Marco Simic yang menyambut umpan tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan PSM. Namun, bola masih mampu ditepis oleh kiper Rivky Mokodompit.

Tak lama berselang PSM memiliki peluang emas untuk melebarkan keunggulan. Sayang, sepakan Ferdinand Sinaga yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Andrutany masih melebar ke sisi kiri gawang. Hingga pertandinga berkahir skor 2-0 untuk kemenangan PSM tetap bertahan.

Dengan kemenangan ini, PSM berhak atas trofi juara Piala Indonesia 2018/19. PSM menang agregat 2-1 atas Persija. Hal itu lantaran sebelumnya, saat laga leg pertama final Piala Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 21 Juli 2019, lalu Persija hanya menang 1-0.

Menanggapi hasil ini, pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos memberikan ucapan selaat kepada PSM. Namun disisi lain, ia sangat menyayangkan kartu merah yang diterima Sandi Sute dalam laga tersebut.

“Selamat atas PSM. Ini pertandingan kedua tim tampil menyerang, tampil baik dan semua mencari kemenangan. Dan sangat disayangkan kartu merah yang terlalu cepat,” ungkap Julio usai pertandingan.

“Ini konsekuesi dari setiap pertandingan setiap tim mau tampil menang dan hari ini tidak jauh beda. Tidak jauh beda. tapi baik. kalah satu dua gol sama saja namanya juga sepak bola,” tambahnya.

Lebih lanjut, Julio mengaku akan tetap melakukan evaluasi kepada anak asuhnya. Namun, ai bersyukur atas selesainya perhelatan Piala Indonesia 2018/19. Menurutnya, hal itu bisa membuat timnya lebih fokus menghaapi Liga 1 Indonesia 2019.

“Tim pelatih selalu evaluasi setiap pertandingan dan sekarang sudah selesai di piala kita gagal. kami harus fokus di liga karena tidak ada pikirkan lagi biar tampil lebih baik lagi kedepannya,” tuntasnya. (gie/fin/wsa)

Susunan Pemain

PSM Makassar: Rivky Mokodompit; Aaron Evans, Abdul Rahman, Asnawi Mangkualam, Beny Wahyudi; Arfan, Rizky Pellu, Wiljan Pluim, Ferdinand Alfred, Guy Junior, Rahmat

Pelatih:

Persija Jakarta: Andritany Adhiyaksa; Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanussa, Ryuji Utomo, Tony Sucipto; Bruno Matos, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, Sandi Sute, Marko Simic

Pelatih: Julio Banuelos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here