Jokowi-Ma’ruf Amin Janji Jadi Pemimpin Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

161
Usai sidang putusan MK, Jokowi-Ma'ruf Amin mengajak seluruh rakyat Indonesia kembali bersatu. (FAJAR INDONESIA NETWORK)

RadarPriangan.com, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memutuskan sengketa PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) Pilpres 2019. Hasilnya, gugatan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditolak.

Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin menyatakan bersyukur atas putusan MK. Jokowi meminta semua elemen masyarakat bahu membahu membangun bangsa.

“Proses pemilu selama 10 bulan terakhir telah memberikan pendewasaan dalam demokrasi di negara kita. Rakyat sudah berkehendak, rakyat sudah memutuskan. Dan telah diteguhkan melalui jalur konstitusi,” tegas Jokowi di bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (27/6) malam.

Jokowi yang didampingi Ma’ruf Amin menyatakan penyelesaian sengketa Pilpres 2019 di MK dilakukan secara terbuka, transparan dan konstitusional.

“Syukur alhamdulillah, malam ini kita semua sudah memngetahui hasil putusan MK. Putusan MK bersifat final dan sudah seharusnya kita mengormati dan melaksanakan bersama-sama,” paparnya.

Selain itu, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu dan DKPP. Ketiga lembaga itu sudah berperan penting memastikan terselenggaranya pemilu yang jurdil.

“Terima kasih juga kepada MA, terim kasih kepada TNI/Polri. Juga koalisi dan relawan yang selama ini bekerja keras. Tak lupa terima kasih kepada MK yang telah memutus sengketa Pilpres secara adil dan transparan,” lanjutnya.

Jokowi mengajak masyarat Indoneisa bersama-sama memajukan Indonesia. Menurutnya tidak ada lagi 01 dan 02. Yang adalah persatuan Indoneisa.

“Walau pun pilihan politik bebeda kita harus saling menghargai dan hormati. Kita bersatu untuk membangun Indonesia yang untuk bersanding dengan negara besar. Menghadapi kompetisi global yang ketat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meyakini kebesaran hati dan kenegawanan Prabowo dan Sandiaga Uno.

“Beliau berdua memiliki visi yang sama untuk membangun Indonesia yang lebih maju. Semoga amanah yang kembali diberikan kepada saya sebagai presiden dan KH Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden dapat kami jalankan sebaik-baiknya. Saya dan Pak Ma’ruf Amin berjanji akan menjadi presiden dan wakil presiden untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali,” pungkas Jokowi.

Sementara itu, Cawapres KH Ma’ruf Amin menyatakan putusan MK hakikatnya bukan memenangkan suatu pihak. Tetapi untuk kebaikan dan kemaslahatan bangsa. “Tidak ada lagi friksi. Kita adalah satu, Indonesia. Tugas kita sekarang adalah bagaimana mewujudkan cita-cita proklamsi dan pendiri bangsa,” jelas Ma’ruf.

Usai memberikan keterangan itu, Jokowi bertolak menuju Osaka, Jepang untuk menghadiri KTT G20. Wapres Jusuf Kalla terlihat mengantar Jokowi yang didampi Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Sebelumnya, Jokowi menyambangi kediaman cawapres Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Jakarta pada Kamis (27/6). Sekitar 20 menit keduanya bercakap-cakap di dalam rumah. Tak lama kemudian, Jokowi dan Ma’ruf Amin keluar dan pergi satu mobil ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Keduanya menumpang mobil sedan bernomor polisi B 1925 RFS. Sementara Ma’ruf mengenakan pakaian muslim berwarna putih dan sarung motif. Menteri Sekretaris Negara Pratikno terlihat mendampingi Jokowi. Sesampainya di Halim Perdanakusuma, Jokowi – Maruf Amin bersama menonton jalannya sidang melalui televisi di ruang tunggu.(riz/fin/rh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here