Jenazah Ibu Ani Yudhoyono Tiba di Cikeas

183
Jenazah Ani Yudhoyono tiba di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6) malam. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Jokowi akan jadi Inspektur Upacara

RadarPriangan.com, BOGOR – Jenazah istri dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, telah tiba di rumah duka, Puri Cikeas, pada Sabtu (1/6), sekira pukul 23.05 WIB. Ditulis laman JawaPos.com, di lokasi, mobil jenazah warna putih itu dikawal oleh para petugas TNI, mulai dari depan hingga belakang.

SBY dan putra sulungnya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampak satu mobil di dalam Toyota Alphard hitam. Kaca mobilnya yang terbuka membuat awak media mengabadikan momen tersebut.

Mereka berdua terlihat mengenakan peci hitam dan baju koko putih. Tidak seperti biasanya, SBY dan AHY hanya diam di dalam mobil tanpa memberikan salam. Wajah mereka tampak masih berduka terlihat dari kantong mata yang sudah menebal.

Lantunan surat Yasin mengiringi kedatangan Ani Yudhoyono dan keluarga besar. Warga di sekitar Cikeas terlihat telah memadati rumah SBY.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-3 BJ Habibie juga sudah berada di rumah duka. Adapula Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, istri dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yakni Mufidah Kalla, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Di mata Bima Arya, Ani Yudhoyono merupakan sosok ibu penyayang bagi anak-anak muda. “Dari zaman saya pengamat, saya merasa Bu Ani itu kalau ketemu, menunjukkan betul care-nya, sayangnya,” ujar Bima Arya.

Bima Arya ingat benar Ani Yudhoyono pernah berpesan kepadanya, ketika mencalonkan sebagai Wali Kota Bogor. Ani Yudhoyono berpesan supaya dirinya bisa bersama-sama untuk membangun bangsa.

“Jadi, bagi saya Bu Ani itu sudah seperti orang tua, sumber inspirasi yang menjalankan perannya secara luar biasa, di atas rata-rata,” katanya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga merasa, Ani Yudhoyono tidak pernah mempermasalahkan perbedaan pandangan politik. Menurut Ani yang terpenting adalah bersama-sama membangun Indonesia.

“Bu Ani tahu saya berbeda partai dari Mas AHY. Dan, Bu Ani tahu saya bersahabat dengan Mas AHY di luar sekat-sekat partai. Jadi, tidak pernah putus dukungan untuk anak-anak muda, tanpa lihat sekat-sekat partai,” pungkasnya.

Rencananya, jenazah Ani Yudhoyono akan dimakamkan besok Minggu (2/6). Dari akun Twitter Sekretaris Jenderal Hinca Pandjaitan @hincapandjaitan, diketahui sekira pukul 12.00 WIB ibu negara ke-6 ini disalatkan. Inspektur Upacara Pesemayaman adalah Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Setelah itu jenazah diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata sekira pukul 13.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB, jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir dengan upacara militer dan selaku Inspektur Upacara adalah Presiden Jokowi. (jpc)


Jokowi akan jadi Inspektur Upacara

Jenazah Ani Yudhoyono tiba di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6) malam. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

RadarPriangan.com, BOGOR – Jenazah istri dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, telah tiba di rumah duka, Puri Cikeas, pada Sabtu (1/6), sekira pukul 23.05 WIB. Ditulis laman JawaPos.com, di lokasi, mobil jenazah warna putih itu dikawal oleh para petugas TNI, mulai dari depan hingga belakang.

SBY dan putra sulungnya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampak satu mobil di dalam Toyota Alphard hitam. Kaca mobilnya yang terbuka membuat awak media mengabadikan momen tersebut.

Mereka berdua terlihat mengenakan peci hitam dan baju koko putih. Tidak seperti biasanya, SBY dan AHY hanya diam di dalam mobil tanpa memberikan salam. Wajah mereka tampak masih berduka terlihat dari kantong mata yang sudah menebal.

Lantunan surat Yasin mengiringi kedatangan Ani Yudhoyono dan keluarga besar. Warga di sekitar Cikeas terlihat telah memadati rumah SBY.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-3 BJ Habibie juga sudah berada di rumah duka. Adapula Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, istri dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yakni Mufidah Kalla, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Di mata Bima Arya, Ani Yudhoyono merupakan sosok ibu penyayang bagi anak-anak muda. “Dari zaman saya pengamat, saya merasa Bu Ani itu kalau ketemu, menunjukkan betul care-nya, sayangnya,” ujar Bima Arya.

Bima Arya ingat benar Ani Yudhoyono pernah berpesan kepadanya, ketika mencalonkan sebagai Wali Kota Bogor. Ani Yudhoyono berpesan supaya dirinya bisa bersama-sama untuk membangun bangsa.

“Jadi, bagi saya Bu Ani itu sudah seperti orang tua, sumber inspirasi yang menjalankan perannya secara luar biasa, di atas rata-rata,” katanya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga merasa, Ani Yudhoyono tidak pernah mempermasalahkan perbedaan pandangan politik. Menurut Ani yang terpenting adalah bersama-sama membangun Indonesia.

“Bu Ani tahu saya berbeda partai dari Mas AHY. Dan, Bu Ani tahu saya bersahabat dengan Mas AHY di luar sekat-sekat partai. Jadi, tidak pernah putus dukungan untuk anak-anak muda, tanpa lihat sekat-sekat partai,” pungkasnya.

Rencananya, jenazah Ani Yudhoyono akan dimakamkan besok Minggu (2/6). Dari akun Twitter Sekretaris Jenderal Hinca Pandjaitan @hincapandjaitan, diketahui sekira pukul 12.00 WIB ibu negara ke-6 ini disalatkan. Inspektur Upacara Pesemayaman adalah Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Setelah itu jenazah diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata sekira pukul 13.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB, jenazah Ani Yudhoyono dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir dengan upacara militer dan selaku Inspektur Upacara adalah Presiden Jokowi. (jpc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here